Bakal Pakai Kandang dan Tandang, Campus League Siapkan Fondasi

Ada sembilan kategori yang diberikan di IBL Awards 2026. Proses pemilihannya melibatkan jurnalis hingga pelatih.

OlehThomas
Diterbitkan 07 Juni 2026, 22:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kompetisi olahraga antarmahasiswa di Indonesia, Campus League, terus mempersiapkan dan mematang rencana besarnya. Campus League Bola Basket akan memakai sistem kandang dan tandang dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Fondasinya sudah disiapkan sejak musim pertama.

Seperti diketahui Campus League sedang menjalani tahap akhir musim pertama untuk cabang olahraga bola basket. Saat ini sedang berlangsung The National Campus League 2026 bola basket dari 7 sampai 13 Juni 2026 di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten.

Jelang berakhirnya musim 2026, Campus League mengumumkan kerjasama dengan UPH. Campus League dan UPH menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pada Sabtu, 6 Juni, di Karawaci, Tangerang, Banten.

Penandatanganan dilakukan oleh CEO Campus League Ryan Gozali dan Associate Vice President of Student Development, Alumni & Corporate Relations UPH, Dr. Andry M. Panjaitan. Ini menjadi kerja sama ketiga Campus League dengan perguruan tinggi, setelah sebelumnya menjalin kolaborasi dengan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Bagi UPH, momen ini juga punya makna tersendiri. "Ini adalah kesempatan pertama kami menandatangani MoU dalam bidang olahraga," ungkap Dr. Andry.

"Campus League adalah secercah masa depan bagi olahraga Indonesia. Bagi kami, ini kesempatan untuk melangkah lebih jauh."

Kandang dan Tandang Untungkan Kampus

MoU ini membuka ruang kolaborasi yang lebih dari sekadar kompetisi. UPH berpeluang memanfaatkan ekosistem Campus League untuk kegiatan pembelajaran, pengabdian masyarakat, hingga penelitian. "Campus League pasti punya database besar yang bisa dimanfaatkan untuk pelajaran, pengabdian, dan penelitian yang lebih bermakna," tambah Dr. Andry.

Menurut Ryan kerjasama dengan UPH, UII dan UPI ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Campus League. Dalam tiga hingga empat tahun ke depan, Campus League berencana menerapkan sistem home and away ketika setiap kampus menjadi tuan rumah pertandingan secara bergantian.

Sistem ini, menurut Ryan, membawa dampak nyata bagi kampus. Fanbase terbentuk secara organik, alumni terdorong untuk mendukung almamater, dan kampus berpeluang menghasilkan pendapatan dari sponsorship.

"Revenue itu bisa digunakan untuk mengongkosi tim, menggaji pelatih, atau membiayai perjalanan tim untuk away. Tim kampus juga bisa menjual merchandise," jelas Ryan.

Meningkatkan Infrastruktur

Lebih jauh, sistem ini juga mendorong kampus untuk terus meningkatkan infrastruktur seperti lapangan yang layak, fasilitas yang memadai, dan venue yang ramah terhadap kamera siaran.

"Ini adalah hal yang baik. Semoga kita semua bisa memperoleh manfaatnya," tutup Dr. Andry.

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Vietnam Bangkit, Indonesia Tersingkir di Semifinal SEA V Cup 2026

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan