Serangan Jantung, Satu Calon Haji Asal Lampung Timur Meninggal Dunia di Makkah

Seorang calon haji asal Kabupaten Lampung Timur dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi.

Diperbarui 16 Mei 2025, 20:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lampung - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung mengonfirmasi kabar duka dari Tanah Suci. Seorang calon haji asal Kabupaten Lampung Timur dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi. “Seorang jemaah bernama Sagiyem (76) yang tergabung dalam kloter JKG 07 asal Lampung Timur wafat di Makkah,” ujar Kepala Bidang Haji dan Umrah Kemenag Lampung, M. Ansori F. Citra, di Bandar Lampung, Kamis (15/5/2025).

Menurut keterangan resmi dari tim medis di Tanah Suci, almarhumah sempat mengeluhkan nyeri pada dada bagian kiri disertai muntah-muntah sebelum dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung. “Tim medis mendeteksi adanya gangguan jantung. Almarhumah juga sempat dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah untuk mendapatkan penanganan,” jelas dia.

Dimakamkan di Makkah

M. Ansori menyatakan bahwa, meskipun sudah mendapatkan perawatan, kondisi Sagiyem terus memburuk. Dia menghembuskan napas terakhir pada Selasa (13/5/2025) pukul 17.00 waktu Arab Saudi. “Jenazah almarhumah akan dimakamkan di Makkah sesuai prosedur tetap untuk jemaah haji yang wafat di Tanah Suci,” sebutnya.

Sebagai bentuk perlindungan, ahli waris dari jemaah yang wafat akan menerima santunan asuransi sebesar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang telah dibayarkan. “Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Insyaallah almarhumah wafat dalam keadaan husnul khatimah saat menjalankan ibadah mulia,” ucapnya. 

Sebelumnya, dua calon haji asal Bandar Lampung juga dilaporkan meninggal dunia sebelum sempat masuk Asrama Haji. Dengan demikian, sudah tiga jemaah haji asal Lampung yang wafat pada musim haji tahun ini. Sebagai informasi, kuota jemaah haji Provinsi Lampung pada musim haji 1446 H/2025 M mencapai 7.050 orang.