Dedi Mulyadi Berencana Terapkan e-Voting di Pilkades Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mewacanakan penerapan e-voting dalam Pilkades di Jawa Barat.

Diterbitkan 16 Mei 2025, 08:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandung - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mewacanakan digitalisasi dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dengan menerapkan sistem e-voting.

Rencana tersebut disampaikan Dedi saat pelantikan DPD Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Jawa Barat di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Kamis, 15 Mei 2025.

"Nanti sebentar lagi, kita coba Jawa Barat pemilihan kepala desa dengan e-voting, kita coba," kata Dedi.

Selain itu, sistem penempatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga akan diubah menjadi setiap RT. "Waktu itu satu desa, itu satu TPS panjang. Saya ubah itu per TPS per RT," tutur dia.

Menurut Dedi, wacana tersebut berawal dari pengalamannya semasa menjabat sebagai Bupati Purwakarta. Dia lantas menyoroti para lurah yang kerap menerima gaji per empat bulan sekali.

"Kepala desa ini ada yang gajiannya empat bulan sekali, tergantung bupatinya. Saya dulu ketika jadi bupati, langsung per bulan," ucap Dedi.

Dedi lantas menceritakan pengalamannya kala merombak sistem Pilkades, dari semula menggunakan foto buah-buahan menjadi foto perseorangan.

"Dulu kepala desa bikin pemilihan iuran calonnya. Saya jadi bupati waktu itu, gak boleh iuran. Biayanya disiapin oleh PMK (Peraturan Menteri Keuangan Dana Desa). Waktu itu gambarnya ganas, kemudian kadu. Saya ganti dengan foto orang," pungkasnya.

Selain mendorong modernisasi sistem Pilkades, Dedi juga menyarankan agar dana desa ke depannya disalurkan menggunakan e-budgeting.

"Kalau e-budgeting, maka seluruh dana yang terkelola tidak boleh penggunaannya, pengeluarannya, tunai. Semua harus transfer, ke RT transfer, ke panitia transfer, kemana pun transfer,” ucapnya.

 

Penulis: Arby Salim