Liputan6.com, Yogyakarta - Pertunjukan yang menghibur dan mengundang tawa penonton dalam pertunjukan sirkus menyisakan sesuatu yang jarang diketahui oleh publik, salah satunya eksploitasi anak dalam dunia sirkus yang berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial, Politik, dan Pemerintahan UGM, Dafri Agussalim mengatakan anak-anak yang dilatih di dunia sirkus belum tentu mendapat jaminan hak untuk mendapat akses pendidikan secara penuh dan berpotensi melanggar hak anak.
“Karena kita bisa bayangkan mereka harus latihan, kemudian kerja keras macam itu, ikut pertunjukan dari pagi sampai malam,” terangnya, Selasa (6/5/2025).
Lebih lanjut Dafri mengatakan anak-anak memiliki hak untuk istirahat, hak mendapat layanan kesehatan, dan lingkungan. Menurutnya isu mengenai pelanggaran HAM terutama terhadap anak-anak masih jarang dibahas dan tidak ditindaklanjuti sehingga perlu adanya kerja sama dari Kementerian terkait untuk menjamin hak anak. “Nah, jadi ini menurut saya memang harus diakui ada kelalaian dari pihak yang mempunyai kewajiban untuk mengawasi,” ujarnya.
Advertisement
Dafri menjelaskan dalam konvensi on the right of child dijelaskan bahwa anak mendapatkan keistimewaan khusus. Sehingga anak-anak di dunia sirkus perlu mendapatkan haknya. “Hak makan, lingkungan hidup, rekreasi, semua itu ada,” terangnya.
Menurutnya pelanggaran terhadap hak anak tidak hanya terjadi dalam lingkup sirkus, bahkan masih sering ditemui pelanggaran HAM bahkan di sekolah. Menurutnya konsep pendidikan seharusnya dapat berkaca bagaimana sistem pendidikan di luar negeri berjalan agar tidak menimbulkan potensi pelanggaran HAM anak.
“Apabila mengacu pada konvensi, sudah jelas diatur mengenai batasan-batasan yang tidak bisa dilanggar. Marilah kita semua masyarakat sipil, aparat, aktivis mulai meningkatkan sensitivitasnya terhadap isu-isu hak,” ujarnya soal hak anak-anak di dunia sirkus.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1479901/original/005707400_1485073328-20170122-Anak-anak-Bermain-Sirkus-AFP2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028216/original/059069000_1732870090-logo_piala_dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471172/original/087617600_1782374206-IMG-20260625-WA0035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262546/original/008930600_1781836184-063_2282273523.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411046/original/046902000_1782294947-000_B83G9YJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)