Biaya Pemulangan Jenazah PMI Asal Banyuwangi yang Tewas di Kamboja Capai Ratusan Juta Rupiah

Pemulangan jenazah Rizal Sampurna, pekerja migran Banyuwangi yang meninggal dunia di Kamboja diperkirakan bisa dilakukan pada tanggal 9-10 Mei mendatang dengan syarat seluruh biaya telah dibayarkan sebelumnya.

Diperbarui 07 Mei 2025, 18:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Banyuwangi Pemulangan jenazah Rizal Sampurna, pekerja migran Banyuwangi yang meninggal dunia di Kamboja memungkinkan untuk dilakukan pada tanggal 9-10 Mei mendatang. Pemulangan tersebut dapat dilakukan dengan syarat pembiayaan telah terbayar seluruhnya.

Kuasa Hukum Keluarga Rizal Sampurna, Bagus Trisula menyebut bahwa jenazah Rizal kini disimpan di persemayan di Pnom Penh. Ia juga telah menerima rincian biaya pemulangan dari Kedubes RI di Kamboja. Dalam surat yang diterima pihak keluarga, total biaya pemulangan Rizal mencapai 7.800 dolar AS atau sekitar Rp 120 juta – Rp 128 juta. Rincian itu dibuat oleh Kedubes RI di Kamboja.

Dalam surat tersebut tertulis rincian biayanya mencakup proses angkutan udara, biaya layanan maskapai, gudang bandara, sinar-X, izin bea cukai, formalitas dokumen di bandara, dokumen penerjemahan, akta kematian, pembalsaman, peti mati, transportasi lokal dan penyimpanan dingin.

“Pemulangan dapat dilakukan dengan syarat pembiayaan seluruhnya telah ditransfer ke Kedubes RI di Kamboja. Pemulangan memungkinkan dilakukan pada tanggal 9-10, karena ditanggal tersebut ada jadwal penerbangan direct dari Kamboja ke Jakarta. Informasi ini sudah kami koordinasikan dengan Disnaker Banyuwangi serta P4MI kata Bagus, Rabu (7/5/2025).

Ia juga telah menerima keputusan bila seluruh biaya pemulangan ditanggung oleh Pemkab Banyuwangi. Namun hasil koordinasi yang telah dilakukannya, anggaran pemulangan masih dalam tahap pengajuan realisasi anggaran. “Kami sangat berterima kasih kepasa Pemkab Banyuwangi. Harapan kami sebelum tanggal 9 sudah bisa ditransfer uangnya ke Kedubes RI Kamboja. Sehingga Rizal bisa segera dipulangkan,” tegasnya.

Seperti diberitakan, Rizal yang bekerja sebagai operator judi online dikabarkan meninggal di Kamboja. Informasi itu diterima secara tidak resmi oleh keluarga pada 5 April lalu. Saat itu, keluarga Rizal didatangi oleh pria paruh baya tak dikenal di rumahnya. Orang itu datang dengan menunjukkan data diri Rizal. Ia juga meminta data kedua orang tua Rizal. Dalam pertemuan itu, pria tak dikenal tersebut belum mengabarkan bahwa Rizal telah meninggal dunia.

Esok harinya tanggal 6 April 2025, keluarga menerima panggilan dari nomor Kamboja. Orang tersebut mengaku sebagai petugas berwajib. Ia yang mengabarkan bahwa Rizal telah meninggal dunia. Keluarga sempat meminta kejelasan dan kepastian soal kematian Rizal. Tapi yang didapat hanya foto paspor milik Rizal.