Sempat Terganggu Pemadaman Listrik, Aktivitas di Bandara Ngurah Rai Kembali Normal

Proses keberangkatan sudah berangsur berjalan normal dan seluruh fasilitas di Bandara I Gusti Ngurah Rai telah kembali menyala.

Diperbarui 02 Mei 2025, 19:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Bali - Setelah sempat terdampak Bali black out, aktivitas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berangsur kembali normal. General Manager Bandara Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab kepada Liputan6.com, Jumat (2/5/2025) mengatakan,  suplai listrik dari PLN di Bandara I Gusti Ngurah Rai, telah kembali normal sejak pukul 17.12 Wita.

"Proses keberangkatan sudah berangsur berjalan normal dan seluruh fasilitas telah kembali menyala," katanya.

Syaugi juga mengatakan, SOP dan fasilitas cadangan listrik yakni genset berfungsi dengan baik sehingga saat suplai listrik dari PLN sempat terganggu, operasional dan pelayanan tetap dapat berjalan menggunakan suplai listrik dari genset.

"Peralihan dari PLN ke genset berjalan cepat kurang dari 60 detik," katanya.

Meski sempat ada keterlambatan proses pelayanan keberangkatan karena transisi sumber listrik dari PLN ke genset, namun tidak terdapat penerbangan yang terdampak signifikan karena suplai listrik dari PLN cepat teratasi dan genset juga bekerja dengan baik.

"Saat ini semua proses baik kedatangan dan keberangkatan telah berjalan normal kembali," katanya.

Sempat Terganggu

Sebelumnya, gangguan kabel laut yang mengakibatkan sebagian Bali mengalami pemadaman listrik berdampak pada suplai listrik di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Jumat (2/5/2025). Sekitar pukul 16.30 Wita, bandara mengalami pemadaman.

Hal itu membuat aktivitas di Bandara Ngurah Rai sempat terdampak, ada beberapa penerbangan keberangkatan yang mengalami keterlambatan dikarenakan waktu perpindahan sumber listrik dari PLN ke genset, yang berdampak pada waktu transisi sistem untuk memulai ulang (re-start).

Â