Kebaikan Kecil yang Mampu Mengubah Kali Manainumi Serui Papua

Agies tak menyangka modal yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Diterbitkan 20 April 2025, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jayapura Agies Nursyeha Pranoto, bukan sosok yang baru di dunia wisata dan wirausaha. Perempuan berumur 34 tahun ini sudah malang-melintang menjadi pegiat di berbagai lini, mulai dari UMKM, olahraga basket, literasi hingga pengembangan destinasi wisata

Agies, begitu namanya kerap disapa di tempat tinggalnya di Serui, ibu kota Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua. Ibu dari dua anak ini sejak berumur 2 sudah menetap di tanah Papua, tepatnya di Nabire yang saat ini menjadi ibu kota Provinsi Papua Tengah. Namun pada 2009, dia pindah ke Serui

Di Serui, Agies kerap terlibat berbagai kegiatan sosial. Menurutnya, dengan cara itulah membuat Serui bisa lebih dikenal luas. “Serui sangat dikenal dengan keindahan alamnya, khususnya pantai dan sumber daya lainnya. Misalnya wisata Kali Manainumi di Kampung Yapan, Mantembu sangat potensial untuk dikembangkan,” ujarnya.

Berawal dari keisengannya menyusuri keindahan alam di Serui, dia melihat potensi wisata Kali Manainumi sangat besar. Maka, dirinya memberikan modal kepada masyarakat setempat untuk membuat tempat duduk dari bambu yang dalam bahasa setempat disebut para-para.

<p>Tempat duduk atau tempat beristirahat atau dalam bahasa Papua kerap disebut <em>Para-para. Para-para </em> biasa terbuat dari kayu atau bambu. (Liputan6.com/Katharina Janur/Agies Pranoto) </p>

“Sa (saya) kasih ke mama dorang (mama-mama) tidak banyak. Niatnya hanya ingin membantu pengembangan wisata yang tersembunyi,” kata Agies yang juga berprofesi sebagai jurnalis.

Agies menceritakan bantuan yang diberikan terjadi pada 2021. Ia tak menyangka modal yang diberikan kepada mama-mama untuk pembuatan tempat duduk bagi wisatawan membuahkan hasil.

“Awalnya lokasi itu kan minim tempat duduk untuk wisatawan beristirahat. Jadi, alangkah baiknya jika ada para-para, agar  wisatawan bisa lebih lama untuk menikmati keindahan alam sekitar,” jelasnya.

Agies tak menyangka modal yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat.

“Saya kaget, kok bisa semaju ini, padahal hanya modal kecil, lama-lama kok jadi bagus. Saat ini, sudah banyak para-paranya dan spot lainnya. Saya berharap ini berjalan lancar, termasuk mampu memberikan pemasukan untuk warga sekitar,” ujar Agies, Kamis (18/4/2025).

 

Perempuan Dukung Perempuan

Agies menjelaskan di lokasi wisata tersebut banyak ditemui mama-mama yang juga menjual dagangan, mulai dari panganan lokal dan makanan ringan lainnya.

“Saya yakin, jika perempuan dukung perempuan, pasti dampaknya sangat dahsyat,” katanya.  

Pengelola Kali Manainumi, Ambokari menuturkan dukungan yang diberikan oleh Agies, menjadi satu berkat tersendiri untuk dia dan keluarganya.

“Ya, selain dukungan biaya, Kaka Agies juga sering mengunjungi kami di sini. Dia bantu buatkan kios dan memberikan masukan apa yang harus dilakukan agar masyarakat agar usaha yang kami rintis bisa maksimal,” jelasnya.

Ambokari mengakui motivasi bagi masyarakat setempat dalam mengelola wisata Kali Manainumi sangat berguna. 

“Bahkan dengan pengalaman yang diberikan Kaka Agies, kami merasakan banyak perubahan, khususnya untuk penambahan pendapatan keluarga,” ujarnya.

 

Wisata Air

Kali Manaumi menawarkan pengalaman wisata air alami. Lokasinya dekat dengan Kota Serii, hanya membutuhkan waktu 30 menit dengan berkendara roda dua ataupun kendaraan lainnya melewati jalan darat.

Nama Manainumi, berasal dari bahasa Suku Serui. Mana berarti air, sedangkan Inumi adalah nama perempuan yang diberi nama.

Di Kali Manainumi, penunjung dapat menikmati aliran air yang sejuk langsung dari pegunungan. Kolam renang alami ini terbentuk dari bendungan sederhana yang dibuat untuk memudahkan wisatawan menikmati alam. 

Wisata ini menyediakan berbagai fasilitas pondok duduk hingga spot foto dan makanan ringan lainnya.

Kini, wisata air Kali Manainumi banyak dikunjungi warga, terlebih di saat weekend atau hari libur lainnya.