Sukses

Keinginan Pegi Setiawan Setelah Bebas: Tetap Bekerja Jadi Kuli dan Bangun Masjid

Ratusan warga menyambut kedatangan Pegi Setiawan di Blok Simaja, Desa Kepompongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon usai diputus bebas.

Liputan6.com, Cirebon - Kedatangan Pegi Setiawan di rumahnya mendapat sambutan haru. Ratusan warga memadati kediaman Pegi Setiawan di Blok Simaja, Desa Kepompongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Para warga menyambut meriah kedatangan Pegi Setiawan usai dinyatakan bebas dan tak bersalah di Praperadilan atas kasus dugaan pembunuhan Eky dan Vina Cirebon.

Satu per satu warga menyalami Pegi Setiawan mulai memberikan ucapan selamat sampai memeluk Pegi.

Tak jauh dari jalan tempat mobil yang dinaiki Pegi dan keluarga, warga juga sudah setia menyambut kedatangan Pegi di depan rumahnya. Senyum bahagia Pegi disambut warga.

"Hari ini bahagia dan bangga luar biasa sambutan dari warga Cirebon. Terimakasih untuk Kades, Camat, lurah warga di dalam dan luar desa ketua RW dan RT hingga para pemuda, masyarakat netizen media dan wartawan luar biasa," kata Pegi Setiawan, Selasa (9/7/2024).

Usai bebas di praperadilan, Pegi mengaku ingin beristirahat terlebih dahulu. Sebelum ia kembali bekerja sebagai buruh bangunan.

Namun demikian, Pegi mengaku memiliki keinginan yang akan ia wujudkan setelah dinyatakan bebas di Praperadilan. Pegi mengaku akan membangun musola atau masjid jika ada rejeki lebih.

"Saya juga ingin membangun rumah untuk masa sepan saya dan keluarga saya. Ini sambutan luar biasa," ujarnya.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Peluang Kerja ke Depan

Pegi mengaku sembari beristirahat, ia akan melihat peluang kerja ke depan sebagai buruh baik di Cirebon, Bandung maupun daerah lainnya.

Namun demikian, Pegi mengaku sudah ada gambaran pekerjaan yang akan ia lakukan setelah melewati masa sulit yang tengah ia alami.

"Insya Allah sudah ada yang minta saya untuk bekerja mudah-mudahan dilancarkan," ujar Pegi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini