Sukses

Menanti Perbaikan Rumah Penyintas Banjir Parigi Moutong

Liputan6.com, Parigi Moutong Pemerintah menyiapkan 2 skema untuk rehabilitasi dan rekontruksi rumah-rumah warga terdampak banjir di Parigi Moutong.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan skema pertama yang disiapkan pemerintah yakni membangun kembali hunian warga di lokasi yang sama. Skema ini kata dia bisa jadi opsi namun dengan evaluasi dan kajian yang teliti terutama terhadap risiko berulangnya bencana.

Cara itu juga bisa dipilih jika didahului dengan perbaikan atau penanganan faktor yang menjadi sebab banjir bandang terjadi.

Skema kedua adalah dengan relokasi. Ini jadi pilihan jika kajian kebencanaan menyatakan daerah tersebut tidak layak dihuni kembali karena ancaman bencananya yang besar.

"Kalau dengan skema relokasi pemda akan siapkan lahannya kemudian BNPB dan pihak terkait lainnya akan mengintervensi pembangunannya," kata Suharyanto di lokasi bencana di Desa Torue, Parigi Moutong, Minggu (31/7/2022).

Proses rehabilitasi dan rekontruksi pascabencana banjir bandang di Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong sendiri baru akan dimulai setelah masa tanggap darurat berakhir pada 10 Agustus 2022.

Hingga Senin (1/8/2022) atau hari ke-5 pascabencana penanganan masih difokuskan pada pencarian 4 orang warga yang hilang, pemenuhan kebutuhan pengungsi, serta pembersihan lokasi dari material.

Pemkab Parigi Moutong mencatat selain menewaskan 3 orang, 4 Desa di Kecamatan Torue yakni Torue, Tolai, Tolai barat, dan Tolai Timur terdampak banjir bandang yang terjadi pada Kamis (28/7/2022). Desa Torue jadi lokasi yang terdampak parah. Lebih dari 40 rumah rusak di kecamatan itu.  Sementara jumlah pengungsi mencapai 472 KK.

Simak video pilihan berikut ini:

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS