Sukses

BPBD Bali Siagakan Posko Evakuasi di Ajang GPDRR 2022

Liputan6.com, Nusa Dua - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali menyiagakan tiga Posko Satuan Tugas (satgas) Evakuasi  dalam ajang perhelatan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) pada 23-28 Mei 2022 di Nusa Dua, Bali.

Tiga lokasi posko tersebut berada di Puja Mandala, Hotel Renaissance dan Hotel Kimtom.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Bali I Nyoman Swanjaya mengatakan tiga posko itu didirikan sebagai antisipasi dari potensi bencana alam, khususnya gempa bumi dan tsunami selama perhelatan GPDRR 2022 berlangsung.

"Posko evakuasi GPDRR ini dibentuk sebagai antisipasi jika terjadi darurat bencana alam saat ajang internasional tesebut berlangsung. Kami akan mendukung bersama TNI dan Polri untuk proses evakuasi," kata Swanjaya di Posko Mandala, Badung, Bali, Sabtu (21/5/2022).

Ia menyebut, tiga titik posko utama itu akan didukung beberapa hotel dan tempat publik sebagai lokasi evakuasi. Dari Posko Satgas Evakuasi Puja Mandala ada 18 hotel dan tempat publik yang disiagakan sebagai lokasi evakuasi.

 

Saksikan Video Pilihan Ini:

2 dari 2 halaman

BPBD se-Bali Ikut Ambil Bagian

Untuk Posko Satgas Evakuasi Hotel Renaissance ada 12 hotel dan tempat publik yang akan menampung evakuasi warga maupun peserta GPDRR 2022 apabila bencana alam terjadi. Selanjutnya Posko Satgas Evakuasi Hotel Kimtom akan didukung 9 hotel sebagai tempat evakuasi.

Ia menambahkan pemilihan lokasi ketiga posko satgas evakuasi itu atas dasar rekomendasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang ditetapkan sebagai wilayah yang aman dari potensi ancaman bencana gempa bumi dan tsunami.

"Sesuai rekomendasi BMKG bahwa daerah ini aman. Kami sudah melaksanakan simulasi evakuasi bencana yang dipimpin oleh Kodam IX/Udayana. Kami dari BPBD bertugas membantu evakuasi masyarakat," ujar Swanjaya.

Sementara itu, operasi Posko Satgas Evakuasi GPDRR 2022 juga melibatkan seluruh BPBD se-Provinsi Bali dan multisektor lainnya, masing-masing BPBD mengirimkan minimal perwakilan sebanyak 2 orang untuk 3 kali pergantian selama 1x24 jam.

Perwakilan staf dari BPBD Kota Denpasar, Alan mrngatakan pihaknya mengerahkan 4 personel pada tiap pergantian shift waktu selama 3 kali dalam 24 jam. Hal itu dilakukan guna meringankan pekerjaan tim dan diharapkan dapat memberikan dukungan yang lebih baik.

“Kami mengirimkan empat orang dalam satu tim per satu kali shift, agar lebih optimal dan meringankan pekerjaan. Semoga sinergi dari pusat dan daerah dapat memberikan yang terbaik untuk perhelatan GPDRR 2022," tutur dia.