Sukses

Ribuan Lampu Jalan Baru Terangi Jalur Minim Penerangan di Balikpapan

Liputan6.com, Balikpapan - Masih banyaknya jalan utama di Balikpapan yang minim penerangan akibat belum terpasangnya lampu Penerang Jalan Umum (PJU) dan sebagian ada yang tidak berfungsi akibat kerusakan dan pencurian, menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota.

Apalagi akibat jalur gelap itu sering terjadi laka lantas dan tindak kriminalitas. Untuk itu, pada tahun 2021 ini pengadaan PJU pun dilakukan, sesuai komitmen Wali Kota Balikpapan dalam program kerjanya.

"Untuk pengadaan PJU tahun 2021 ada komitmen wali kota dalam program kerjanya untuk pengadaan PJU baru sebanyak 1.310 unit, lokasi prioritasnya berdasarkan analisa Dishub dan lokasi berdasarkan usulan masyarakat melalui RT," Kepala Seksi Pemeliharaan Prasarana Lalu Lintas dan PJU Dishub Kota Balikpapan, Dody Yulianto, menerangkan, pada Selasa (31/8/2021).

Simak juga video pilihan berikut ini:

2 dari 4 halaman

Lokasi Penerangan Jalan di Balikpapan

Sejumlah lokasi jalan yang menjadi prioritas untuk pemasangan PJU yakni Jalan Soekarno Hatta dari Km 0 sampai Km 1,5. Median jalan di beberapa titik Jalan MT Haryono, terminal Damai, Balikpapan Baru yang sudah dilimpahkan asetnya ke Pemkot.

"Km 5 Kariangau sampai ke pelabuhan feri, Jalan Transat Km 8, jalan Proklamasi TPA dan jalan Km 13 menuju ITK. Jalan utama, jalan besar jalan yang banyak dilalui masyarakat namun kondisi pada malam hari sangat minim penerangan. Juga ada usulan dari masyarakat melalui RT sebanyak 120 lokasi sudah kita inventarisir," papar Dody.

3 dari 4 halaman

Perencanaan Pengadaan

Selanjutnya, dalam perencanaan ke depan, pihak Dishub Kota Balikpapan sendiri sedang dalam tahap penyusunan rencana strategis (renstra) 5 tahunan atau jangka menengah mengikuti RPJMD Wali Kota.

"Dalam renstra Dishub hasil analisa dan rekapitulasi direncanakan setiap tahunnya 1.000 unit diusulkan untuk dianggarkan setiap tahun selama 5 tahun ke depan, untuk realisasinya melihat kondisi anggaran pemkot membagi sesuai prioritas yang telah direncanakan melalui RPJMD," ungkap Dody.

4 dari 4 halaman

Pendataan

Sejauh ini, pihaknya telah menginventarisasi kebutuhan PJU dari simpang Km 13 hingga pelabuhan peti kemas membutuhkan 652 unit. Apalagi mobilitas di jalur tersebut mulai padat, juga termasuk kawasan strategis nasional lantaran merupakan kawasan industri Kariangau.

"Tol manggar dan Km 13 pemasangan penerangan jalan umum untuk suport pergerakan kendaraan umum maupun kendaraan karyawan. Kita pasang bertahap, di tahun 2021 ini sudah terpasang 26 unit dari Km 13 sampai simpang ITK," dia memungkasi.

Sementara sisanya akan dilakukan pemasangan secara bertahap pada tahun 2022 mendatang.