Sukses

7 Jenazah Pasien Covid-19 di Parepare Hilang dari Liang Lahad

Liputan6.com, Parepare - Sedikitnya tujuh makam ditemukan dalam keadaan terbongkar di pemakaman khusus pasien Covid-19 yang berada di TPU Bilalangnge, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Jenazah yang berada di tujuh makam itu pun tak lagi berada di liang lahad.

Eva, wanita yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut mengaku melihat makam-makam tersebut dalam keadaan berserakan pada Kamis (11/3/2021). Saat itu Eva sedang menziarahi makam adiknya yang meninggal karena Covid-19 beberapa waktu lalu.

"Setidaknya ada enam atau tujuh makam yang terbongkar disini," kata Eva di TPU Bilalangnge, Jumat (12/3/2021). 

Eva meyakini orang yang membongkar makam dan mengambil jenazahnya itu dilakukan beberapa hari yang lalu. Alasannya adalah beberapa hari yang lalu saat hari ketujuh adiknya meninggal, ia sempat berziarah dan mendapati makam-makam itu masih dalam keadaan utuh. 

"Yakin saja, cuma kita tidak tahu siapa yang ambil jenasah jadi yang saya mau tahu siapa yang ambil jenasah siapa apa pihak keluarga,' ucap ia penasaran. 

Eva pun mengaku penasaran apakah jenazah Covid-19 yang telah dimakamkan dapat diambil lalu dipindahkan ataukah memang jenazah-jenazah tersebut dicuri. 

"Apakah boleh jenasah diambil dan kalau memang boleh kenapa tidak dari awal, dikasi saja sama pihak keluarga nanti pihak keluarga yang makamkan dari pada begini sudah dikubur digali lagi diambil jenasahnya," dia memungkasi.

Simak juga video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Dalam Penyelidikan

Hilangnya jenazah yang meninggal karena Covid-19 di TPU Bilalangnge itu belakangan viral di media sosial. Pihak kepolisian pun turun tangan untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Masih kita selidiki, data yang kami terima juga masih simpang siur, nanti jelas baru kita bisa publish," kata Kapolres Parepare, AKBP Welly Abdillah saat dikonfirmasi Jumat (12/3/2021).

Sementara itu Satuan Tugas Covid-19 Kota Parepare juga tengah mencari tahu penyebab hilangnya ketujuh jenazah yang telah dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19 TPU Bilalange tersebut. Tim Satgas memastikan 3 jenazah telah diambil oleh seseorang dan empat lainnya masih dalam penyelidikan.

"Setelah kita melakukan penelusuran di lokasi, empat makam dipastikan tidak berisi jenazah sementara tiga makam lainnya masih kita telusuri karena ada pro dan kontra apakah hilang atau amblas," kata Camat Bacukiki, Saharuddin saat dikonfirmasi terpisah. 

Saharuddin mengaku pihaknya akan menghubungi keluarga seluruh jenazah yang hilang tersebut. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah jenazah tersebut diambil paksa pihak keluarga atau tidak.

"Kita mau cari tahu makam-makam mana saja yang dibongkar dan berkoordinasi dengan pihak keluarga. Apakah mereka yang melakukan pembongkaran atau bukan," ucapnya.