Sukses

Sebelum Ditemukan Tewas Bunuh Diri, Ini Ungkapan Hati Selebgram Bali

Liputan6.com, Denpasar Entah apa yang merasuki selebgram asal Bali bernama Ketut Ayu Wulantari. Perempuan 23 tahun yang masih berstatus sebagai mahasiswi itu tewas bunuh diri setelah lompat dari lantai empat Hotel Rose In Jimbaran, Kuta Selatan, Badung sekira pukul 10.00 Wita, Sabtu (28/11/2020). Wanita cantik yang menjadi selebgram itu meninggalkan postingan empat buah foto dengan caption "Mati 1....??", postingan tersebut dipublish pada 21 November 2020. 

Postingan terakhir selebgram cantik akun dengan 196 ribu itu telah disukai 10.652 ribu dan mendapat 875 komentar. Seperti ingin memberikan pesan kepada keluarga ataupun orang-orang terdekatnya. Postingan tersebut lebih banyak dikomentari oleh pengikutnya dengan kata-kata lucu. seperti ditulis @teddy.kris 'tumbuh aq heh hee dan @nano_suyono 'sama aku', komentar-komentar tersebut masih dibalas oleh korban dengan candaan-candaan lucu juga. 

Namun, setelah dia diketahui bunuh diri dan beritanya tersebar di semua media online, banyak ucapan bela sungkawa dari pengikutnya dan komentar telah dibatasi.

Untuk diketahui, Kapolsek Kuta Selatan, AKP Yusak Agustinus Sooai mengatakan korban check-in di hotel tersebut pada 5 November 2020 sekira pukul 12.00 Wita bersama pacarnya bernama Febrian. Entah bagaimana ceritanya, Febrian lebih dulu check-out pada Jumat sore (27/11/2020) pukul 16.30 Wita meninggalkan kekasihnya seorang diri.

 

2 dari 4 halaman

Sempat Diingatkan Jangan Lompat

Berdasarkan keterangan saksi bernama Lalu Tri Adi Saputra, ia sempat berbincang dengan korban sebelum ia mengakhiri hidup. Kepada Lalu korban sempat bertanya apakah jika ia terjun dari lantai empat akan menemui ajalnya atau tidak. "Korban sempat bertanya kepada saksi kalau dia lompat dari lantai empat mati atau tidak. Saksi menjawab jika belum ajal maka tidak akan mati, malah jadi cacat," kata Yusak.

Saksi sempat memperingatkan selebgram cantik itu agar jangan melompat. Korban mengiyakan dan menjawab hanya berjemur saja. Saksi kemudian turun ke lantai bawah. Dari jalan ia sempat melihat korban sudah berada di pinggir dan bersiap melompat. "Saksi sempat meminta korban mundur dan tidak melompat. Namun korban tak menghiraukan dan langsung melompat," ucap Yusak.

 

3 dari 4 halaman

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

4 dari 4 halaman

Video Pilihan