Sukses

Perkembangan Tak Terduga Saat 7 Wilayah di Kaltim Berstatus Zona Merah Covid-19

Liputan6.com, Balikpapan - Penyebaran Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) masih berstatus waspada. Tujuh kota/kabupaten di bumi etam berwarna merah atau diartikan pasien terkonfirmasi positif di masing-masing kota jumlahnya di atas 51 jiwa.

 “Tujuh kota/kabupaten di Kaltim masih berwarna merah,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Setyo Budi Basuki, Sabtu (28/11/2020).

Kota/kabupaten Kaltim berwarna merah yakni; Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara (Kukar), Bontang, Kutai Timur (Kutim), Paser, dan Kutai Barat (Kubar).

Kubar dan Berau bertukar posisi sebagai daerah dinyatakan waspada Covid-19. Kubar awalnya berwarna oranye menjadi merah demikian pula sebaliknya dialami Berau.

Pasien positif Covid-19 Kubar melonjak menjadi 53 kasus sedangkan Berau turun menjadi 38 kasus. Padahal sepekan sebelumnya, Berau berstatus merah saat dilaporkan 73 pasien Covid-19 di wilayahnya.

Lebih lanjut,  Satgas Covid-19 Kaltim mencatat tambahan 165 pasien positif terpapar virus memasuki akhir November. Total keseluruhan pasien Covid-19 Kaltim sudah menyentuh angka 19.081 kasus.

Meski begitu, angka kesembuhan pasien Covid-19 di provinsi ibu kota negara baru cukup tinggi mencapai 16.397 jiwa. Hingga kini terdapat 2.101 pasien masih menjalani perawatan dengan korban meninggal 583 jiwa.

**Ingat #PesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Tujuh Kota di Kaltim Status Merah Covid-19

Satgas Covid-19 menyatakan, mayoritas kota/kabupaten Kaltim masih menjadi pusat penyebaran pandemi virus. Tujuh kota berstatus merah dan dua kota berwarna orange.

Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi satu-satunya area berwarna hijau serta steril penyebaran Covid-19. Tidak ada laporan pasien covid terpapar di daerah berbatasan langsung dengan jiran Malaysia ini.

Pandemi Covid-19 Kaltim masih naik turun per pekannya. Enam kota pusat pandemi virus; Samarinda, Kutai Timur (Kutim), Kutai Kartanegara (Kukar), Bontang, Balikpapan, dan Paser. Sepekan silam, status Berau memerah dimana dilaporkan terdapat 73 pasien positif sedang menjalani perawatan.

Kabupaten Kukar dilaporkan tertinggi jumlah pasien Covid-19 sebanyak 521 kasus disusul Samarinda (474), Kutim  (367), Balikpapan (325), dan terendah Paser (68). Totalnya terdapat 2.100 pasien covid 19 masih menjalani perawatan di Kaltim.

Kasus Covid-19 menyentuh angka 17.728 kasus pertengahan November ini. Samarinda, Balikpapan, dan Kukar menjadi sebaran virus.

Adapun Kutai Barat (Kubar) bertahan dengan status warna oranye. Sedangkan Penajam Paser Utara (PPU) dan Mahakam Ulu relatif lebih baik masing – masing berwarna kuning dan hijau.

 

3 dari 4 halaman

Ini Rahasia Mahulu Tangkal Covid 19

Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi satu-satunya daerah di Kaltim zona hijau Covid-19. Ternyata ada kebijakan khusus daerah yang diterapkan guna menekan penyebaran virus di antara warganya.

Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh mengatakan, pemerintah daerah mematuhi serius protokol kesehatan berkenaan penanggulangan Covid-19 dengan selalu menjaga jarak, cuci tangan serta pemakaian masker wajah. Penyemprotan cairan disinfektan pun dilakukan secara rutin ke rumah rumah warga.

Di sisi lain, Boni menyadari kota/kabupaten Kaltim di sekelilingnya berstatus zona merah dan orange penyebaran virus. Kabupaten pemekaran ini berbatasan langsung dengan Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kutai Barat (Kubar).

Sehubungan itu, Kabupaten Mahakam Ulu memberlakukan aturan buka tutup masuk kotanya per dua minggu sekali. Keputusan buka tutup kota juga mempertimbangkan situasi grafik penyebaran virus Covid-19 di Kaltim.

Khususnya bagi pendatang luar kora diwajibkan melampiri surat jalannya dengan hasil uji swab negatif corona. Aturannya pun berlaku bagi warga Mahulu yang baru pulang bepergian dari luar kota.

Terakhir dilakukan, Kabupaten Mahulu membagian vitamin C dan B Complex secara reguler ke seluruh masyarakat. Vitamin ini untuk menambah daya tahan tubuh warga agar tidak gampang terserang Covid-19

“Pembagian vitamin secara reguler untuk dosis satu kali minum sehari selama 10 hari,” ujarnya.

 Lokasi Mahulu memang bisa disebut terisolisasi dari kota/kabupaten lain di Kaltim. Daerah berbatasan langsung dengan Malaysia dengan akses transportasi darat masih minim.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Menarik Berikut Ini: