Sukses

Menanti Kesiapan Waduk Napun Gete NTT di Ujung Musim Penghujan 2020

Liputan6.com, Sikka - Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), M Basuki Hadimuljono kembali mengunjungi bendungan Napun Gete di Desa Ilimedo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (5/8/2020).

Kedatangan menteri dan rombongan untuk mengecek perkembangan pembangunan Waduk Napun Gete dan memastikan agar pekerjaaan bisa segera diselesaikan tahun 2020 sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan.

Pembangunan Bendungan Napung Gete yang dibiayai pemerintah pusat dengan nilai kontrak Rp8.836.100.000. Sesuai kontrak kerja, proyek nasional ini akan berakhir pada Desember 2020.

Pembangunan Bendungan Napung Gete dilaksanakan sejak tahun 2016 oleh PT Nindya Karya. Pemerintah daerah setempat telah membebaskan tanah milik masyarakat untuk kepentingan pembangunan. Biaya pembebasan berupa ganti rugi dibayarkan pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Hingga kini, pembangunan Bendungan Napung Gete terus dilaksanakan dengan berbagai dinamika, terutama masalah ganti rugi lahan milik masyarakat, hingga pemblokiran jalan oleh warga yang menuntut ganti rugi.

"Kita targetkan di NTT harus ada 7 bendungan dibangun, mudahan-mudahan waduk ini bisa diselesaikan dengan cepat dan jalan ke waduk juga bisa diselesaikan pembangunannya," ungkapnya.

Ia berharap, tahun 2020 ini pembangunan waduk itu bisa diselesaikan karena saat ini pembangunan sudah mencapai 75 persen.

"Saya berharap agar sebelum musim hujan pembangunanannya sudah selesai sehingga bisa dipakai menampung air hujan," katanya.

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi menyebutkan masyarakat NTT harus berbangga dan berterima kasih kepada Presiden dan Menteri PUPR karena perhatian pemerintah pusat untuk NTT sangat luar biasa.

"Mari kita dukung pelaksanaan pembanguan bendungan karena air memberi rasa aman, intim, dan ramah. Manfaatkan bendungan ini untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.

Saat meninjau pembangunan waduk Napun Gete, Menteri PUPR didampingi Dirjen Cipta Karya, Direktur Bendungan dan Danau, Dirut PT Nindya Karya, Wakil Gubernur NTT, dan Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II. Hadir juga bupati Sikka.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini: