Sukses

Bayi di Sulbar Positif Covid-19, Diduga Kuat Terpapar dari Rekan Kerja Sang Ayah

Liputan6.com, Mamuju - Sulawesi Barat kembali mengalami tambahan empat kasus positif Covid-19 baru. Total terdapat 92 kasus di provinsi ke-33 itu. Satu dari empat kasus baru ini, menimpa seorang bayi yang umurnya belum genap satu tahun.

"Tambahan 4 kasus hari ini berasal dari 2 kabupaten, yakni Polman dan Mamuju. Total 92 kasus di Sulbar," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Barat Safaruddin Sanusi saat video conference, Minggu (31/05/2020).

Safaruddin menambahkan, dua kasus baru di Polman, yakni, YU (17) disebut pasien 89 dan AR (16) disebut pasien 90. Keduanya diketahui memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumya dan saat ini dirawat di RS Pratama Wonomulyo.

"Dua kasus lain di Mamuju, juga memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif, yakni IN (36) disebut pasien 91. Kasus lain, disebut pasien 92 berinisial AU, seorang bayi perempuan yang belum berusia satu tahun," jelas Safaruddin.

Pasien 91 saat ini menjalani perawatan di RSUD Regional Sulawesi Barat, sementara pasien 92 atau bayi yang belum genap satu tahun, saat ini menjalani isolasi mandiri di kediaman orang tuanya.

Terkait kronologi bayi mungil terpapar Covid-19, Surveilans Dinas Kesehatan Sulawesi Barat Lidyawati Dahlan mengatakan, bayi itu memiliki kontek erat dengan MH (35) pasien terkonfirmasi positif atau pasien 88, yang merupakan rekan kerja orang tua bayi sebagai abdi negara.

"Sebenarnya belum genap satu tahun, jadi bayi ini memiliki kontak erat dengan pasien MH, dari orang tuanya A. Sementara, kedua orang tua bayi ini, berdasarkan rapid test dan swab dinyatakan negatif," kata Lidyawati.

Lidyawati menambahkan, kemungkinan, orang tua bayi ini memiliki imun yang kuat, sehingga mereka tidak terpapar Covid-19. Sementara, bayi mungil itu dapat dengan mudah terpapar, karena imun tubuhnya tidak sekuat orang dewasa.

"Ada informasi, katanya besok akan dibawah ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, karena masih sangat kecil. Kemungkinan, ibunya juga ikut, karena biar bagaimana pun, bayi ini memiliki ketergantungan dengan ibunya," jelas Lidyawati.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: