Cerita di Balik Tragedi Ibu dan 3 Anak Minum Racun, Ada Suami Sibuk Urus Ayam

Selain suami sibuk urus ayam, pertengkaran dipicu istri cemburu melihat suaminya membonceng wanita lain.

OlehFauzan
Diterbitkan 11 Mei 2026, 12:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap kisah di balik kasus ibu muda yang diduga nekat meminum racun rumput bersama tiga anaknya di Kabupaten Mamuju pada Sabtu (9/5/2026). Perempuan berusia 26 tahun itu diduga mengalami tekanan setelah bertengkar dengan suaminya.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir menjelaskan, pertengkaran antara pasangan suami istri itu dipicu beberapa hal. Salah satunya karena sang istri cemburu usai melihat suaminya membonceng wanita lain.

“Iya karena cemburu, dia lihat suaminya bonceng wanita lain malam-malam. Dia tanya suaminya kenapa kamu begitu,” kata Herman kepada Liputan6.com, Senin (11/5/2026).

Pertengkaran keduanya kerap terjadi sebelumnya. Selain persoalan cemburu setelah melihat suaminya membonceng wanita lain, ibu muda itu juga disebut marah karena suaminya lebih banyak meluangkan waktu mengurus ayam peliharaannya.

“Iya karena itu juga salah satunya menurut keterangan saksi,” jelasnya.

Herman menjelaskan, pertengkaran keduanya memuncak hingga sang suami memutuskan memulangkan istrinya bersama ketiga anaknya yang masih kecil ke rumah orang tua.

“Mereka ini kan sebenarnya tinggal di Ulumanda, Kabupaten Majene. Nah karena bertengkar itu akhirnya suami pulangkan istrinya bersama tiga anaknya ke rumah orang tuanya di Mamuju,” bebernya.

Setelah berada di rumah orang tuanya, perempuan itu diduga mengalami stres. Dia berpura-pura hendak membeli obat sebelum akhirnya membeli racun rumput.

“Dia pura-pura pergi beli obat. Pada saat pergi, dia beli racun lalu masuk ke kamar dan minum bersama anak-anaknya,” ungkap Herman.

Ibu Muda dan 3 Anaknya Minum Racun

Diberitakan sebelumnya, seorang ibu muda berusia 26 tahun ditemukan tergeletak di dalam kamar bersama tiga anaknya setelah diduga meminum racun rumput. Ketiga anaknya masing-masing berusia 7 tahun, 4 tahun, dan bayi 6 bulan. Saat ditemukan keluarga, ketiganya dalam kondisi muntah-muntah, sementara ibu mereka sudah mengeluarkan busa dari mulutnya.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti kejadian tersebut.

“Iya benar, penyebabnya masih dalam penyelidikan,” kata Herman kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).

Sebelum kejadian, perempuan 26 tahun itu sempat bercerita kepada ayahnya mengenai persoalan rumah tangganya. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga ia mengalami tekanan dalam keluarga dan mengeluhkan perubahan sikap suaminya.

“Korban sempat curhat kepada ayahnya mengenai kondisi rumah tangganya,” ujar Herman.

Pada pagi hari sebelum kejadian, perempuan tersebut meminta izin kepada orang tuanya untuk membeli popok anak. Ia juga meminta ibunya menjaga ketiga anaknya. Namun setelah masuk ke dalam kamar, kedua orang tuanya pergi ke kebun.

Beberapa waktu kemudian, ibu kandung perempuan itu kembali ke rumah dan mendapati putrinya sudah terbaring lemah di lantai kamar. Sementara tiga cucunya berada di dekat sang ibu dalam kondisi muntah-muntah.

Di tengah kondisinya, perempuan itu masih sempat menyampaikan pesan kepada ibunya. Sang nenek kemudian berteriak meminta pertolongan warga yang langsung membantu membawa ibu muda tersebut bersama ketiga anaknya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban sempat beritahukan ke neneknya dia telah minum racun dan meminta agar suaminya tidak disalahkan,” ungkap Herman.