Sukses

Bau Busuk Jadi Petunjuk Tewasnya Mahasiswi di Palembang

Liputan6.com, Palembang - Di tengah kecemasan akan penularan Corona Covid-19 yang tengah melanda di Indonesia. Kini, warga Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), kembali dibuat cemas dengan bau busuk yang sangat menyengat, entah dari mana sumbernya.

Hal tersebut terjadi di pemukiman warga di Lorong Muhajirin IV Kelurahan Lorok Pakjo Palembang Sumsel, pada hari Selasa (7/4/2020).

Warga setempat mencium bau busuk yang sangat menyengat. Aroma busuk ini, membuat warga penasaran darimana asal sumbernya.

Setelah ditelusuri, aroma menyengat ini berasal dari dalam salah satu kamar kos bedeng milik Tenti Meliyanto. Lokasinya berada di RT 46 RW 13 Blok A2 Kecamatan Ilir Barat (IB) 1 Palembang.

Linda (36), salah satu warga Kelurahan Lorok Pakjo Palembang mengatakan, saat berusaha mencaritahu sumber aroma busuk tersebut, warga dibuat kaget karena melihat salah satu penghuni kos meninggal dunia di dalam kamar kos.

"Awalnya kami mencium bau busuk. Setelah kami cari-cari ternyata berasal dari bedeng Bu Tanti. Lalu, kami lapor ke Ketua RT dan polisi," ujarnya kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang.

Tak lama kemudian, petugas kepolisian datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemukan tubuh KM (25), sudah telentang di atas kasurnya dengan kondisi meninggal dunia.

Kondisi wajah mahasiswa berjenis kelamin perempuan tersebut, sudah berwarna hitam. Kasurnya juga sudah dipenuhi darah yang sudah mengering dan berbau busuk.

Korban yang merupakan salah satu mahasiswa di Kota Palembang Sumsel, diduga meninggal dunia sudah beberapa hari. Penyebab kematian pun saat ini diduga karena mengalami sakit parah.

 

2 dari 2 halaman

Diduga Karena Sakit

Tim piket fungsi dan Identifikasi Polrestabes Palembang, langsung mengevakuasi jenasah KM ke kamar Forensik RS Bhayangkara Palembang. Jasad mahasiswa di Palembang ini langsung divisum.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kanit Identifikasi Ipda Agus Wijaya membenarkan, adanya kejadian tersebut.

"Benar, korban sudah kami evakuasi ke kamar jenazah RS Bhayangkara Palembang untuk visum et repertum. Untuk sementara, korban meninggal karena sakit. Namun, kami akan periksa lagi," ucapnya.