Sukses

Kondisi Kesehatan Suami Korban Meninggal Covid-19 di Kota Makassar

Liputan6.com, Makassar - Suami dari pasien positif Virus Corona Covid-19 yang meninggal dunia di Makassar, saat ini mengalami gejala-gejala serupa gejala pengidap virus mematikan tersebut. Ia pun kini masuk daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) Dinas Kesehatan Kota Makassar. 

"Dan saat ini suaminya pasien Covid-285 sekarang masuk dalam pemantauan karena ada gejala-gejala," kata Penjabat Wali Kota Makassar, Muhammad Iqbal Samad Suhaeb, Jumat (20/3/2020) malam.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Makassar juga bergerak cepat untuk menelusuri siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan pasien Covid-285 itu sebelum meninggal dunia. 

"Sekarang itu kita di Kota Makassar ada 68 orang yang kita amati." ucapnya. 

68 orang yang diamati itu, kata Iqbal, adalah orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif Virus Corona Covid-19 namun tidak memiliki gejala-gejala Covid-19 sama sekali. 

"Mereka yang diamati itu termasuk orang-orang yang satu travel dengan korban positif yang meninggal saat berangkat Umrah," ucapnya. 

Selain itu, Iqbal menyebutkan saat ini di Kota Makassar, jumlah Orang Dalam Pemantuan (ODP) adalah 5 orang, sementara jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) adalah 9 orang. 

"ODP itu 4 plus 1 kasus tambahan yaitu suami korban yang meninggal itu, jadi total ada 5 kasus. PDP ada 9 kasus," sebut Iqbal. 

Untuk mengantisipasi semakin merebaknya Virus Corona Covid-19 di Kota Makassar, Pemerintah Kota Makassar telah membentuk gugus tugas yang langsung diketuai oleh Sekda Kota Makassar, BNPB Kota Makassar dan Dinas Kesehatan Kota Makassar. 

"Beberapa langkah-langkah karena Makassar sudah benar-benar positif dan bahkan sudah ada korban Pemerintahan Kota Makassar telah membentuk gugus tugas," Iqbal mengatakan. 

 

2 dari 3 halaman

Dua Warga Makassar Positif Covid-19, Satu Diantaranya Meninggal Dunia

Sebelumnya, dua warga Kota Makassar dinyatakan positif mengidap Virus Corona Covid-19. Keduanya kemudian disebut sebagai pasien Covid-285 dan Covid-286.

Pasien Covid-285 telah meninggal dunia terlebih dahulu sebelum dinyatakan positif mengidap Virus Corona Covid-19.

Pasien berjenis kelamin perempuan itu meninggal pada Minggu, 15 Maret 2020. Sementara hasil uji laboratoriumnya baru terbit pada Kamis, 19 Maret 2020. 

Pasien yang meninggal dunia tersebut mengeluhkan demam dan sesak usai dia pulang melaksanakan ibadah umrah. Berdasarkan penelusuran Liputan6.com, pasien tersebut berangkat Umrah pada 25 Februari 2020 dan pulang pada 3 Maret 2020. 

Sementara pasien Covid-286, kondisinya hingga kini berangsur membaik. Dia masih terus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar. Dia sebelumnya memeriksakan kesehatannya karena sesak dan demam usai melakukan kontak dengan kerabatnya yang positif mengidap Virus Corona Covid-19. 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video pilihan berikut:

Loading
Artikel Selanjutnya
Waspada, Satu Anggota Kawanan Pembobol Minimarket di Palembang Buron
Artikel Selanjutnya
Menengok 'Social Distancing' di KAI Daop 5 Purwokerto