Sukses

Isak Tangis Keluarga Sambut Jenazah Agung Hercules di Rumah Duka

Liputan6.com, Bandung - Suasana haru mengiringi kedatangan jenazah Agung Hercules di rumah duka di Kompleks Parakan Mas, Kota Bandung, Kamis (1/8/2019). Tangis keluarga pecah menyambut kedatangan jenazah aktor dan penyanyi Agung Hercules saat tiba di rumah duka sekitar pukul 22.00 WIB.

Sejumlah keluarga, kolega, dan kerabat menangis ketika peti jenazah almarhum diturunkan dari mobil ambulans dan diangkat masuk ke dalam rumah.

Berdasarkan pantauan, suasana di rumah duka cukup ramai. Tampak kerabat dekat hingga masyarakat umum sudah sejak pukul 19.00 WIB berdatangan ingin melihat langsung jenazah.

Sementara, terlihat sudah banyak karangan bunga sebagai tanda belasungkawa dari orang-orang terdekat Agung. Tenda juga dipasang tepat di depan rumah duka.

Pria bernama asli Agung Santoso itu meninggalkan seorang istri, Mira Rahayu dan tiga anaknya. Ketiga putra dan putri Agung ialah Mia Aulia Gaswara, Redo Reja, dan Feby Gaswara.

Agung Hercules dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (1/8/2019) sore. Agung meninggal setelah berjuang melawan kanker otak stadium 4 yang diidapnya selama beberapa bulan.

Kabar kepergian pelantun Astuti itu sendiri pertama kali diketahui publik melalui unggahan sejumlah selebritas dan rekan Agung, salah satunya adalah Ferdians Setiadi. Melalui akun Instagram pribadinya, Ferdians mengucapkan selamat tinggal untuk sang sahabat.

2 dari 2 halaman

Dimakamkan Jumat Pagi

Sementara, putri sulung Agung Hercules, Mia Aulia Gaswara mengatakan, rencana dimakamkannya sang ayah akan dilaksanakan pada Jumat pagi (2/8/2019).

"Rencana pemakamannya Jumat besok, pagi-pagi. Sepagi mungkin kita usahakan sebelum Jumatan. Tapi memang untuk tempatnya belum dipastikan," kata Mia.

Hingga tadi malam pihak keluarga masih menunggu kehadiran saudara-saudari mereka dari Bandung dan Malang.

"Ya, sambil menunggu keluarga semua dari Bandung dan Malang," kata Mia.

Loading
Artikel Selanjutnya
Upaya Ridwan Kamil Lahirkan Penghapal Quran di Tiap Desa Jabar
Artikel Selanjutnya
Menakar Solusi Kisruh Kepemilikan Lahan di SLBN A Bandung