Sukses

Merdunya Cuitan Burung Pagi di Ekowisata Mangrove Wonorejo

Liputan6.com, Surabaya - Bosan dengan suasana riuh kota Surabaya? Saatnya Anda melipir sedikit ke pantai bagian timur kota tersebut. Tidak jauh dari pusat kota, tepatnya di Jalan Raya Wonorejo Rungkut terdapat destinasi wisata hits yang cocok untuk menikmati pagi. Ekowisata Mangrove Wonorejo namanya.

Memiliki area seluas lebih dari 800 hektare, Ekowisata Mangrove Wonorejo punya banyak fasilitas wisata, mulai dari kolam pancing, pendopo, kantin, hingga sewa perahu yang digunakan untuk menjelajahi rawa mangrove. Selain menggunakan perahu, hutan mangrove juga bisa dijelajahi melalui jogging track yang sudah disiapkan oleh pihak pengelola.

Jogging track Ekowisata Mangrove Wonorejo mempunyai panjang sekitar 2 kilometer. Sepanjang perjalanan pengunjung disajikan pemandangan tanaman mangrove di sisi kiri dan kanan. Suasana ini menjadi terasa eksotis dengan bunyi kicauan burung yang kerap terdengar dari ranting-ranting pohon. Selain itu, sesekali kita juga bisa melihat kepiting rawa di akar mangrove yang menjadi habitat hewan bercapit ini.

Mangrove Wonorejo bernama latin Avicennia Alba Blume, bentuknya menyerupai pohon perdu dengan susunan daun tunggal. Daun mangrove berbentuk ramping dan panjang, ujungnya runcing sepanjang 10-18 cm.

Bagian bawah daun berwarna putih kelabu dan mengandung kelenjar garam. Selain terdapat di Wonorejo, mangrove jenis ini juga tersebar di sepanjang pantai timur Surabaya, seperti di kawasan Gunung Anyar Tambak, Medoan Ayu, dan kawasan Keputih.

 

2 dari 2 halaman

Wisata Murah Meriah

Sebagai salah satu objek ekowisata unggulan yang ada di Surabaya, Mangrove Wonorejo kerap dikunjungi banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Daya tarik hutan mangrove yang eksotis, selain menjadi habitat asli bagi sekawanan burung langka endemik Jawa Timur, juga menjadi alasan utama mengapa objek ekowisata yang satu ini patut untuk dikunjungi.

Ekowisata Mangrove Wonorejo merupakan pilihan menarik untuk dikunjungi saat akhir pekan tiba. Dengan harga tiket yang terjangkau, pengunjung bisa menikmati wisata sambil belajar tentang pentingnya menanam mangrove di pinggir pantai. Mangrove menjadi tanaman yang mempunyai banyak fungsi penting, salah satunya adalah penyerap zat-zat berbahaya dari limbah industri.

 

Simak juga video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Aktivitas Pagi di Pinggiran Danau Sentani
Artikel Selanjutnya
Doa dan Harapan Pagi Ini, Jangan Ada Lagi Tragedi Seperti Bom Bali