Sukses

400 Kilogram Sampah Plastik di Sepanjang Jalur Pendakian Gunung Ijen

Liputan6.com, Banyuwangi - Ratusan orang dari berbagai komunitas melaksanakan kegiatan bersih-bersih sampah di  sekitar kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Ijen pada Jumat, 5 April 2019 kemarin.

Tak tanggung-tanggung sedikitnya ada sekitar 400 kilogram sampah plastik yang berhasil dikumpulkan dari sekitar gunung yang terkenal dengan keindahan Blue Fire-nya itu.

"Kami mengikuti kegiatan bersih sampah di kawasan TWA Ijen ini untuk ikut menjaga kelestarian destinasi wisata andalan Banyuwangi itu. Kami menghimbau agar pengunjung membuang sampah pada tempatnya, agar tertib dan asri,"kata Samsul, yang mengikuti kegiatan bersih sampah bersama teman-temannya dari komunitas Driver.

Setiap orang yang mengikuti kegiatan ini membawa kantong sampah berukuran besar dan memungut sampah yang ia temukan di sepanjang jalur pendakian di Gunung Ijen.  Sampah-sampah itu kemudian dikumpulkan di sebuah mobil bak terbuka yang sudah disediakan. 

"Sampah yang didapatkan adalah kantong kresek, bungkus rokok, bekas air mineral," ucap Samsul.

Bersih-bersih sampah di Gunung Ijen ini dikonsentrasikan di sekitar Pondok Bunder yang lokasinya sekitar 1,5 km dari pintu masuk TWA Gunung Ijen.

Karena di tempat ini banyak  pengunjung yang melempar sampahnya ke tebing dan jurang.

"Untuk di Pondok Bunder ini melibatkan tim profesional dari Banyuwangi SAR Independen dan tim evakuasi sampah," kata Kepala Pos TWA Gunung Ijen, Sigit Haribowo saat diwawancara terpisah. 

2 dari 2 halaman

Diikuti 200 orang

Ada sekitar 200 orang yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini. Sekitar 150 orang menyebar di sekitar Paltuding dan jalur pendakian sepanjang 1,5 km.

Sedangkan di Pondok Bunder diikuti 50 orang yang terdiri dari tim Banyuwangi SAR Independen serta tim evakuasi sampah.

"Sampah yang dikumpulkan di Pondok Bunder sekitar 300 kg dan di Paltuding ada 100 kg. Karena di Paltuding sudah setiap hari sering dibersihkan. Mayoritas yang kami temukan adalah sampah plastik. Untuk stereofoam sudah berkurang," kata Sigit Haribowo usai kegiatan bersih-bersih sampah. 

Kegiatan bersih-bersih sampah ini, menurut Sigit Haribowo, merupakan kegiatan menuju Gunung Ijen bebas sampah 2019.

Dia ingin kawasan Taman Nasional yang sudah bertaraf internasional ini bersih dari sampah, terutama sampah pastik yang dibuang pengunjung.

"Imbauan bagi pengunjung TWA Kawah Ijen, karena kita ada target 2019 TWA Kawah Ijen bersih bebas sampah, untuk pengunjung agar selalu sampah dibuang pada tempat yang disediakan pengelola. Apabila tidak sempat buang sampah bawalah kembali sampah itu turun dan kemudian buanglah di tempat yang sudah disediakan," ujarnya.

Saksikan juga video pilihan berikut:

Loading
Artikel Selanjutnya
Tempat Nasi Tradisional "Ancak" Menghiasi Isra Mikraj di Banyuwangi
Artikel Selanjutnya
Menteri Susi Minta Nelayan Banyuwangi Libur Tangkap Ikan, Mengapa?