Sukses

HEADLINE HARI INI:PERPISAHAN WAPRES, MENGENANG EKSISTENSI JK DI PANGGUNG POLITIK NASIONAL

Pagi Sehat Menapaki 270 Anak Tangga Pos Pemantauan Gunung Bromo

Liputan6.com, Probolinggo - Menjelang tahun baru 2019, Gunung Bromo menyajikan sebuah destinasi wisata baru bagi para pengunjung. Sebuah bangunan di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo tersebut berada di Puncak Serunipoin dengan ketinggian 2400 Meter di Bawah Permukaan Laut (MDPL), dan memiliki 270 anak tangga.

Bangunan sebagai pos pengamatan Gunung Bromo tersebut diharapkan menjadi sebuah destinasi wisata yang mampu menambah daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Bromo. Bangunan yang menghabiskan dana sebesar 5 miliar rupiah tersebut langsung diserbu para pengunjung sesaat setelah diresmikan.

Seperti halnya yang dikatakan oleh salah satu pengunjung, Dewi Sartika (35), bahwa destinasi wisata tersebut sangat memanjakan mata, meski harus melalui jalan yang cukup menanjak dan melewati sebanyak 270 anak tangga. Namun, terbayarkan semua dengan keindahan alam Bromo di atas ketinggian.

"Saya baru pertama kali mas ke sini, bagus sekali dapat melihat Bromo dari ketinggian, sangat indah, ya meski jalannya cukup menantang dan melewati 270 anak tangga katanya tadi, namun semua itu terbayarkan dengan keindahan ini," katanya saat ditanya oleh sejumlah wartawan di Puncak Serunipoin.

Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari menjelaskan saat berada di Puncak Serunipoin, bahwa dengan adanya Destinasi wisata tersebut diharap dapat menjadi daya tarik baru untuk wisatawan Gunung Bromo, dan ia berharap para wisatawan dapat menjaga kebersihannya dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Untuk menyambut tahun baru 2019, adanya destinasi Puncak Serunipoin ini dapat menjadi sebuah daya tarik tersendiri untuk wisatawan yang berkunjung ke Bromo ini. Kami berharap masyarakat dan pengunjung dapat saling menjaga tempat ini, ya salah satunya dengan membuang dampah pada tempatnya," jelas bupati cantik tersebut.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Menghirup Segarnya Udara Pagi di Desa Anti-poligami
Artikel Selanjutnya
Menikmati Pagi Berteman Kopi Santan Mbah Sakijah