Sukses

Observatorium Bosscha Siarkan Langsung Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018

Liputan6.com, Bandung - Lewat tengah malam nanti atau Sabtu (28/7/2018) dini hari, fenomena gerhana bulan total terlama dalam abad ini akan berlangsung dan dapat diamati dari seluruh wilayah Indonesia.

Lembaga peneropongan benda langit, Observatorium Bosscha bakal melakukan kegiatan pengamatan dan penelitian gerhana bulan total yang akan berlangsung selama 103 menit dimulai dari dini hari tersebut. Hanya saja, pengamatan tidak terbuka untuk masyarakat umum.

Tapi jangan menyerah. Masyarakat tetap bisa mengamati live streaming gerhana bulan 28 Juli gerhana bulan total 28 Juli 2018 melalui salah satu media sosial berbagi file video.

"Kita melakukan pengamatan dan penelitian untuk gerhana bulan total, tetapi kegiatan tidak terbuka untuk umum. Untuk itu kita menyediakan live streaming lewat channel YouTube," ujar staf Observatorium Bosscha Yatny Yulianty, Jumat, 27 Juli 2018.

Ia mengungkapkan, jadwal live streaming akan dimulai pada pukul 01.00 WIB. "Sehingga orang bisa melihat perubahan yang tampak selama terjadinya gerhana bulan," jelasnya.

Observatorium Bosscha akan melakukan beberapa kegiatan pengamatan fotografi dan spektroskopi pada fenomena gerhana bulan total.

Pengamatan tersebut dilakukan untuk mempelajari kondisi atmosfer Bumi secara kualitatif dan merekonstruksi spektrum atmosfer Bumi sebagai model atmosfer planet layak huni untuk dibandingkan dengan atmosfer di planet ekstrasolar atau planet di luar tata surya.

Untuk diketahui, fenomena gerhana bulan total terlama abad ini sebenarnya dapat disaksikan langsung dengan mata telanjang. Namun bila ingin hasil yang lebih maksimal, sebaiknya menggunakan teleskop.

Simak video pilihan berikut ini: