Sukses

Peminat Pendidikan Vokasi di Universitas Brawijaya Melonjak Tajam

Liputan6.com, Malang - Jumlah peserta Seleksi Mandiri Pendidikan Vokasi (SMPV) Universitas Brawijaya (UB) Malang pada tahun ini membeludak, yakni mencapai 2.679 peserta yang memperebutkan 14 bidang keahlian.

Wakil Direktur 2 Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Pendidikan Vokasi UB, Dr Susilo, Rabu, 25 Juli 2018, mengatakan jumlah peserta seleksi tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 1.500 peserta.

"Peserta seleksi terbanyak masih didominasi bidang keahlian perbankan 735 orang. Karena banyak, khusus bidang ini, tempat ujiannya di FIA UB. Sedang, empat lokasi ujian lainnya di FTP, FEB, FIB, dan di Vokasi," katanya di sela tes SMPV di kawasan kampus UB Malang, Jawa Timur, dilansir Antara.

Menurut Susilo, jumlah peserta SMPV membeludak diperkirakan dari pendaftar yang tidak lolos SBMPTN dan jalur mandiri. Alasan lainnya adalah karena mereka rasional ingin bekerja setelah lulus kuliah atau menciptakan lapangan kerja.

Dari 2.679 peserta seleksi tersebut, akan diterima sekitar 1.300 mahasiswa. Jumlah mahasiswa baru yang diterima dari program SMPV ini juga meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya 900 mahasiswa.

Pengumuman SMPV rencananya pada 28 Juli 2018. Karena jumlah yang bakal diterima lebih banyak, otomatis juga ada penambahan kelas yang diterima, yakni perbankan rencananya membuka dua kelas (80 orang) dan manajemen perhotelan tiga kelas (120 orang).

"Penambahan kelas atau jumlah yang diterima ini karena berbasis permintaan dari dunia industri, seperti manajemen perhotelan. Banyak hotel di Surabaya juga ingin kerja sama dengan Vokasi UB," ujarnya.

Pada bidang keahlian yang meminatnya banyak, lanjutnya, otomatis tingkat keketatannya juga tinggi, seperti di perbankan. Karena hanya menerima 80 orang, rasio keketatannya 1:10. Sedangkan, Manajemen Perhotelan 1:4.

Ujian seleksi mulai pukul 08.00-11.00 WIB. Khusus bagi peserta yang memilih Desain Grafis, pada pukul 12.00 WIB. "Di seleksi ini ada jenjang D3 dan sarjana terapan.," kata Sovia Rosalin, Humas Pendidikan Vokasi UB.

Ia mengatakan Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya tidak membatasi tahun kelulusan peserta dan usia, sehingga tidak hanya untuk calon mahasiswa yang baru lulus SMA atau SMK saja. "Ini dilakukan sejak 2012. Ada juga pegawai maupun pustakawan yang mengambil bidang keahlian perpustakaan dan arsip," ujarnya.

Saksikan video pilihan berikut ini: