Sukses

Daops 3 Cirebon Tambah Kursi Arus Balik Lebaran, Cek Tanggalnya

Liputan6.com, Cirebon - Suasana arus balik mulai terasa pada hari kedua Idul Fitri, terlihat dari hilir mudik penumpang yang ada di Stasiun Kejaksan Cirebon. Daops 3 Cirebon terus mengawal kelancaran arus penumpang yang mudik dan balik menggunakan kereta api. Dari informasi yang didapat, tidak semua kursi yang disediakan PT KAI habis terjual.

Daops 3 Cirebon mengaku masih menyediakan 100 kursi tambahan pada Kereta Argojati menuju Jakarta. Humas Daops 3 Cirebon Krisbiyantoro menyebutkan, 100 kursi tersebut tersedia di beberapa tanggal keberangkatan pada arus balik Lebaran.

"Alhamdulillah, pengajuan gerbong tambahan kami disetujui oleh manajemen di atas dan 100 seat masih bisa dipesan untuk arus balik," katanya, Sabtu, 16 Juni 2018.

Dari data yang didapat, pukul 16.00 WIB, jumlah kursi kosong pada Kereta Api Argojati tambahan sebanyak 128 buah pada H+1 atau tanggal 17 Juni 2018. Selain itu, penumpang juga masih dapat memesan kursi untuk keberangkatan mulai 22 sampai 25 Juni 2018.

Kris menyebutkan, tambahan gerbong pada Kereta Api Argojati reguler tersebut karena tingginya jumlah permintaan. Kondisi ini ditandai dengan semakin banyaknya pengguna kereta api yang datang pada ke Cirebon hingga hari H Idul Fitri ini.

"Argojati ini berangkatnya pukul 05.25 pagi dan saya sarankan yang belum dapat tiket pulang ke Jakarta untuk segera memesan karena meski kami menambahkan jumlah kursi tidak berarti dengan mudah kita memesan," ujar dia. 

2 dari 2 halaman

Penumpang Meningkat

Hingga hari kedua Lebaran, jumlah penumpang yang turun di Cirebon masih meningkat. Tercatat, hingga pukul 16.00 WIB, jumlah penumpang yang turun di Daops 3 sebanyak 9.605 orang.

Jumlah tersebut naik 4 persen dibandingkan tahun lalu pada hari kedua Idul Fitri. Sementara, jumlah penumpang yang naik dari Daops 3 Cirebon ke Jakarta sebanyak 7.391 orang.

"Ya kami sendiri masih terus siaga mengawal kelancaran arus mudik karena melihat jumlah penumpang yang naik berarti masih akan ada kenaikan lagi," ujar dia.

Kris menjelaskan, kenaikan jumlah penumpang yang turun di Cirebon pada hari kedua Lebaran karena beberapa sebab. Salah satunya waktu cuti bersama yang cukup panjang.

Dia memperkirakan, okupansi penumpang kereta api pada musim Lebaran tahun ini ada kenaikan.

"Waktu hari pertama Lebaran penumpang yang turun di Cirebon tidak terlalu banyak hanya 1 persen saja dari jumlah penumpang tapi hari kedua itu yang banyak," kata dia. 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Banjir, Gladi UN Sekolah di Wates Gagal
Loading
Artikel Selanjutnya
Jalur Wisata Kuningan Padat, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya
Artikel Selanjutnya
Tongkat Sunan Gunung Jati dan Pesan Damai Keraton Cirebon di Hari Lebaran