Harga Kripto 27 Juli 2026: Bitcoin Menguat, Ethereum Memimpin Kenaikan

Berikut harga kripto jajaran teratas termasuk bitcoin (BTC) pada Senin, (27/7/2026).

Diterbitkan 27 Juli 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mayoritas harga kripto jajaran teratas termasuk bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) menguat pada perdagangan Senin pagi (27/7/2026). Akan tetapi, harga stablecoin seperti USDT dan USDC melemah.

Mengutip coinmarketcap.com, saat dipantau pukul 06.23 WIB, harga bitcoin (BTC) naik 1.,49% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga bitcoin melompat 1,04%. Saat ini, harga bitcoin di level US$ 65.300 atau Rp 1,17 miliar.

Kenaikan harga juga diikuti Ethereum. Harga Ethereum (ETH) melompat 4,39% dalam 24 jam terakhir. Di antara kripto lainnya, harga ethereum memimpin kenaikan. Selama sepekan terakhir, harga ETH melonjak 4,62%. Kini, harga Ethereum berada di posisi US$ 1.953,78 atau Rp 35,08 juta.

Sementara itu, harga stablecoin tether (USDT) melemah 0,01% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga USDT turun 0,01%. Saat ini, harga tether berada di posisi US$ 0,9989.

Di sisi lain, harga binance coin (BNB) menguat 1% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga BNB melonjak 0,66%. Kini, harga BNB berada di posisi US$ 574,45.

Harga USDC naik 0,01% dalam 24 jam terakhir. Harga USDC berada di zona merah dalam sepekan terakhir. Saat ini, harga USDC berada di posisi US$ 0,9999.

Harga XRP melejit 1,12% selama 24 jam terakhir. Dalam sepekan terakhir, harga XRP menguat 1,39%. Kini, harga XRP berada di posisi US$ 1,11.

Harga solana (SOL) melambung 3,08% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga solana mendaki 0,62%. Saat ini, harga solana berada di posisi US$ 76,64.

Harga tron (TRX) naik 0,13% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga tron bertambah 1,42%. Kini, harga tron berada di posisi US$ 0,3316.

Harga Hyperliquid (HYPE) terbang 2,53% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga Hyperliquid susut 2,36%. Kini, harga HYPE berada di posisi US$ 59,64.

Harga dogecoin (DOGE) menanjak 2% dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan terakhir, harga DOGE naik 1,35. Saat ini, harga DOGE di posisi US$ 0,07313.

Kapitalisasi pasar kripto global naik 1,81% menjadi US$ 2,24 triliun. Nilai itu setara Rp 40.243 triliun.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Pakistan Meluncurkan Unit Investigasi Kripto

Sebelumnya, Badan Investigasi Federal Pakistan atau Pakistan’s Federal Investigation Agency (FIA) telah membentuk unit investigasi baru yang khusus menangani kejahatan aset digital termasuk pemakaian kripto di bawah National Command dan Kontrol Nasional atau National Command and Control Centre.

Mengutip the block, Rabu (22/7/2026), menurut media lokal Dawn Nes, Direktur FIA, Muhammad Athar Waheed menuturkan, unit itu akan menyelidiki pemakaian kripto dalam kejahatan seperti pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Unit Investigasi Kripto akan bekerja paralel dengan Otoritas Regulasi Aset Virtual Pakistan atau the Pakistan Virtual Assets Regulatory Authority (PVARA), yang merupakan otoritas yang bertanggung jawab untuk mengatur ruang aset digital lokal.

Waheed juga menyarankan agar Badan Investigasi Kejahatan Siber Nasional dan Satuan Anti-Narkotika juga membentuk tim serupa untuk menindak penggunana kripto dalam kejahatan siber dan transaksi narkoba ilegal.

 

Ekspansi Aset Digital

Pakistan telah dengan cepat memperluas rencana aset digitalnya sejak tahun lalu. Pada bulan Maret tahun ini, parlemen negara tersebut mengesahkan Undang-Undang Aset Virtual, menjadikan PVARA sebagai regulator federal permanen dengan wewenang untuk memberikan lisensi kepada bursa, kustodian, dan penerbit token. PVARA sejak itu telah menyetujui lisensi untuk beberapa bursa utama, termasuk Binance dan HTX.

Chairman PVARA Bilal bin Saqib mengatakan, Pakistan berencana untuk meluncurkan stablecoin berdaulat. Pemerintah juga sebelumnya mengumumkan rencana untuk cadangan bitcoin yang dipegang negara dan mengalokasikan 2.000 megawatt listrik untuk penambangan bitcoin dan pusat data kecerdasan buatan.

Â