Sukses

Swafoto Gaya Lompat, Siswa Tenggelam di Aliran Sungai Cisuda Sukabumi

Liputan6.com, Sukabumi - Fajar Ihsan (15 tahun), seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (Mts) Negeri 2 Kota Sukabumi meninggal dunia di aliran Sungai Cisuda, di Kampung Cipeujeuh, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Niat hendak swafoto, jasad Fajar malah tak kunjung muncul ke permukaan selama berjam-jam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis 2 Februari 2018. Teman-teman korban sempat memberikan pertolongan, namun gagal.

"Mereka itu mau ambil foto sambil lompat ke sungai. Tapi pas giliran korban, sesudah lompat malah gak muncul-muncul," ujar Sobariah (62 tahun) warga sekitar.

Sobariah menuturkan, korban terlihat asyik bermain air di sekitar lokasi tempat kejadian musibah bersama tiga temannya. Mereka merupakan tamu yang sedang bermain ke rumah temannya di kampung tersebut.

Jenazah dapat diangkat ke permukaan sekitar tiga jam setelah musibah, pukul 13.00 WIB. Proses evakuasi melibatkan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, kepolisian, dan anggota Koramil 0703/Baros.

"Posisi jenazah terjepit di dalam cekungan, usai dievakuasi langsung dibawa ke RSUD R Syamsudin," ujar Kapolsek Baros, Komisaris Polisi Suhendar.

Jenazah korban swafoto ini kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Ia dimakamkan di pemakaman dekat rumah orang tua di Jalan Pemuda RT 5 RW 2, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

1 dari 2 halaman

Swafoto Maut di Palembang

Kejadian swafoto maut sebelumnya di Palembang. Niat swafoto bersama ternyata berujung maut. Hal inilah yang dialami oleh empat pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Indo Healt School (IHS) Palembang, pada Jumat sore, 26 Januari 2018.

Dari informasi yang diperoleh, empat pelajar IHS Palembang berinisial APA (14), IKT (14), NSF (14), dan SN (14), memilih bolos dari jadwal kursus sore.

Mereka bersepakat menghabiskan sore hari di Kolam Pemancingan Pondok Dogan, di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang-alang lebar, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Sekitar pukul 15.00 WIB, APA, IKT dan NSF memilih berswafoto bersama di pinggir kolam galian sedalam 5 meter ini. Sedangkan, SN hanya menikmati pemandangan sore sembari melihat ketiga temannya yang sedang berswafoto.

Tiba-tiba, ketiga temannya ini jatuh terpeleset ke dalam kolam galian. SN yang melihat ketiga temannya berupaya menolong dengan mengulurkan tangan ke atas.

Lama kelamaan, tubuh mereka bertiga tenggelam ke dalam kolam karena ketiganya tidak bisa berenang.

SN langsung berteriak meminta tolong warga sekitar. Beberapa warga langsung berenang ke dalam kolam untuk menyelamatkan para korban yang jatuh setelah asyik berswafoto.

Artikel Selanjutnya
Usai Dipukuli, Sopir Taksi Online Dibuang ke Jurang
Artikel Selanjutnya
Konyol, Perampok Bank Gondol Brankas Kosong Seberat 200 Kg