Liputan6.com, Yogyakarta - Universitas Islam Indonesia (UII) ingin kasus meninggalnya tiga mahasiswa UII usai mengikuti The Great Camping Mapala UII segera selesai. Maka itu, pihak UII melarang semua panitia TGC Mapala UII ke luar kota Yogyakarta.
Wakil Rektor I Ilya Maharika mengatakan, para panitia tidak diperbolehkan ke luar kota demi pengusutan kasus ini cepat selesai. Keterangan mereka dibutuhkan secara lengkap untuk pengungkapan kasus itu.
"Saat ini kita dampingi (para panitia) tidak dibolehkan ke luar dari Yogya, sehingga dengan mudah dihubungi apabila harus dimintai keterangan oleh misalnya kepolisian," kata Ilya saat memberikan keterangan pers di kampus UII Yogyakarta, Selasa, 24 Januari 2017.
Menurut dia, pencekalan para panitia itu juga sebagai bentuk pendampingan dari kampus. Sebab, para panitia yang merupakan mahasiswa UII sehingga UII wajib memberikan pendampingan psikologi. Apalagi, para orangtua panitia juga merasa resah dengan kabar penganiayaan tersebut.
"(Pendampingan) bukan berarti menyembukikan fakta. Kita pada prinsipnya adalah untuk mengungkap yang bernar terungkap benar, yang memang salah, terungkap salah sehingga ada tindakan selanjutnya," kata Ilya.
Rektor UII Harsoyo menyatakan seluruh kepanitiaan dalam acara Diksar Mapala UII itu tidak melibatkan pihak di luar UII. Seluruhnya berasal dari internal Mapala UII.
"Tidak ada keterlibatan pihak luar, yang kami ketahui semua anggotanya mapala sendiri, itu yang kami ketahui," kata Harsoyo.
Muzayyin Nazarudin, anggota tim crisis center UII menegaskan, semua peserta memberikan informasi jika panitia ada di dalam struktur UII. Artinya, semuanya dari internal Mapala UII.
"Semuanya dari internal Mapala UII. Keterlibatan (paskhas) itu, informasi dari peserta, tidak ada," ujar Muzayyin.
Seluruh Panitia Diksar Mapala UII Dilarang ke Luar Yogya
Rektorat UII memastikan seluruh panitia Diksar Mapala UII berasal dari internal kampus.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Subholding Gas Tekan Emisi 29 Ribu Ton CO2 dari Efisiensi Energi21 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360581/original/074488200_1790655511-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-29T111631.534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360712/original/030827900_1790662146-cek_fakta_--_BLT_UMKM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372762/original/077068000_1476344055-yogya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385059/original/081102100_1793233300-192733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384954/original/039126300_1793197480-Screenshot_2026-10-28_211854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384953/original/032985700_1793197480-WhatsApp_Image_2026-10-28_at_20.04.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367532/original/076720000_1791353020-SnapInsta-Ai_2499253408504246426_279948745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362464/original/077425500_1790793271-L6krisjianabah_1790767961_3997557394674082233_204997305.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4696229/original/095929800_1703303448-krl_solo_jogja.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359513/original/015301100_1790556192-Hamzah_Batik_Malioboro_terbakar.jpg)