Liputan6.com, Makassar - Kaum waria rentan mendapat perlakuan diskriminatif. Untuk mengatasi hal tersebut, Camat Ujung Tanah Kota Makassar punya trik dalam memberdayakan mereka sekaligus berbaur dengan warga lain.
Salah satunya dengan memfasilitasi kelompok waria di daerahnya mendapatkan izin usaha gratis, seperti membuka salon tata rias. Hal itu mengingat mayoritas waria memiliki keahlian tata rias.
"Dengan begitu, mereka dapat berkontribusi untuk pembangunan Kota Makassar," kata Camat Ujung Tanah, Andi Unru, di ruang kerjanya, Kamis (29/9/2016).
Unru berharap pemberdayaan itu bisa membuat para waria merasa aman dan terlindungi saat bekerja. "Soalnya mereka rentan didiskriminasi, pelecehan dan kekerasan," ucap Unru.
Dengan adanya kegiatan positif, keberadaan para waria diharapkan bisa diterima seluruh lapisan masyarakat, khususnya di daerah Kecamatan Ujung Tanah. Upaya pembinaan terhadap waria itu juga didukung konsulat Australia melalui Konjennya Richard Mathews.
"Kunjungan Konsulat Australia datang ke Kecamatan Ujung Tanah untuk memantau perkembangan kegiatan-kegiatan Pemerintah Kota Makassar. Salah satunya membina kelompok inklusi (waria)," kata Unru.
Konsulat Australia, menurut Unru, cukup senang, bahkan mereka secara resmi meminta Pemerintah Kecamatan Ujung Tanah melibatkan kelompok inklusi dalam program pembangunan Kota Makassar secara luas.
"Dukungan itu yang memotivasi kami untuk terus upaya membina kaum waria agar bisa berkontribusi buat daerah," kata Unru.
Trik Camat Makassar agar Waria dan Warga Lebih Mesra
Kaum waria selama ini selalu rentan mengalami diskriminasi dan pelecehan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1233231/original/040739600_1463213514-20160514-Waria-Thailand-Reuters3.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- RPTRA Kebon Sirih, Oase Hijau di Tengah Padatnya Jakarta7 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
- Sektor Kelistrikan Bidik Hidrogen dan Amonia untuk Tekan Emisi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
- BRI Salurkan KUR Rp144,59 Triliun ke 2,76 Juta Debitur, Sektor Produksi Mendominasi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
- Cegah Perubahan Iklim, Badan Geologi Petakan Lokasi Penyimpanan Karbon1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
- Ketika Antibiotik Tak Lagi Mempan, AI Bikin Virus untuk Bunuh Infeksi Kronis4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
- Abrasi dan Rob Ancam 400 Hektare di Batang, 1.000 Mangrove Ditanam5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
- PHE Bidik Peluang Indonesia Jadi Hub Penyimpanan Karbon Asia6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
- Limbah Dibidik Jadi Sumber Energi Rendah Karbon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
- Startup Ini Klaim Sembuhkan Infeksi Pakai Virus Buatan AI, Ilmuwan Minta Bukti1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
- Cerita Puluhan Istri Petani di Sorong Ubah Jantung Pisang Jadi Abon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385628/original/052784000_1793262302-Screenshot_2026-10-29_145400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385832/original/052292900_1793271387-Bimas_Hindu_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385643/original/061071200_1793262745-cek_fakta_bpjs_kopdes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321860/original/097207600_1786506941-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T105431.565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371708/original/005900800_1476258392-Makassar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384940/original/020805000_1793195584-1326608.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382923/original/058966000_1793027876-1316469.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3069493/original/086042400_1583427507-INFUS-ridlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380374/original/098843200_1792676955-1300285.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380290/original/011228600_1792665749-1298887.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379311/original/014527400_1792587107-1294909.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377623/original/078813200_1792471801-1289268.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373489/original/053086000_1791966630-1264647.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373255/original/057992200_1791961848-1264273.jpg)