Liputan6.com, Makassar - Pengungkapan kasus calo penerimaan prajurit TNI di Kodam VII Wirabuana berbuntut panjang. Para petinggi Kodam Wirabuana memiliki sikap berbeda terkait kasus yang menimpa kesatuannya.
Kepala Staf Kodam VII Wirabuana Brigjen TNI Supartodi terang-terangan membuka penyelidikan kasus sindikat percaloan penerimaan prajurit TNI 2015. Ia mengungkapkan, 10 orang mulai dari perwira, bintara, tamtama hingga jajaran PNS Kodan VII Wirabuana terlibat dalam percaloan itu.
Selain itu, Supartodi juga mengungkap besaran barang bukti berupa uang yang diduga sebagai uang suap dalam pengurusan penerimaan prajurit karier TNI tahun 2015. Uang sekitar Rp 1 miliar, kata dia, diamankan sebagai barang bukti proses penyelidikan.
Selanjutnya, Supartodi juga memastikan pelaku sindikat percaloan penerimaan prajurit karier TNI itu didominasi pemain lama. Ia bahkan menyebut ada pelaku yang sudah bertahun-tahun melakoni pekerjaan itu.
"Selain ada pemain lama, juga ada yang baru bergabung," kata Supartodi, beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, perwira tinggi bintang satu itu juga membeberkan adanya sindikat lain yang juga melakoni hal yang sama. Pihak Kodam VII Wirabuana masih menyelidiki informasi itu secara intensif.
"Kemungkinan besar masih ada dan kita akan bongkar itu. Intinya kita akan sikat semuanya yang berani melawan Undang-Undang," kata Supartodi.
Sementara itu, sikap menutup diri ditunjukkan Kepala Penerangan Kodam VII Wirabuana, Letkol Inf. Alamsyah. Ia enggan membeberkan setiap perkembangan penyelidikan kasus percaloan yang sedang berjalan.
Menurut dia, pihak Kodam VII Wirabuana saat ini masih dalam proses penyelidikan dan belum bisa dibeberkan secara vulgar. "Perintah Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti agar jangan dulu kasus ini diekspose sebelum ada hasil penyelidikan lebih lanjut," kata Alamsyah mengutip perintah atasannya.
Kata dia, pihaknya sampai detik ini juga belum melakukan sidang kehormatan karena masih dilakukan proses penyelidikan.
"Intinya ini masih dalam penyelidikan belum ada nama-nama yang bisa kami ekspose terkait kasus ini karena masih penyelidikan. Semua nama yang dilidik itu kan masih sebatas indikasi sehingga kita tunggu dulu hasil penyelidikan," ucap Alamsyah.
Buka Tutup Mulut Pejabat Kodam Wirabuana soal Calo Penerimaan TNI
Awalnya blak-blakan, belakangan pejabat Kodam Wirabuana irit bicara soal kasus calo penerimaan prajurit TNI.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1338319/original/020210400_1473146620-IMG20160906110117.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Clean Beauty Makin Dilirik, Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Produknya?3 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
- Tekan Emisi Karbon, RS Kanker Dharmais Canangkan Program Net Zero Hospital1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
- Aksi Iklim Indonesia di PBB, dari Restorasi Mangrove hingga Transisi Energi1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
- Budi Daya Maggot di Mataram, Solusi Masalah Sampah Jadi Bernilai2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
- BRI Raih Katadata ESG Insight Award 2026, Pemberdayaan UMKM Jadi Penguat Kinerja Sosial3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
- Sampah Sisa Makanan Hasilkan Emisi, KLH Ungkap Cara Mengolahnya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306704/original/080618800_1754448434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__43_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348140/original/088888500_1789384002-SKW_0794.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328649/original/001837900_1787203589-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-20T122532.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371708/original/005900800_1476258392-Makassar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357476/original/007389500_1790250338-1182628.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357384/original/016620400_1790244313-1182218.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356510/original/002112200_1790178000-1179080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353801/original/090306500_1789979699-1169343.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349796/original/053939300_1789544604-Foto_4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350094/original/030608700_1789558536-1150002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349186/original/008419900_1789477061-1146281.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348856/original/093534600_1789460530-1145454.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346109/original/058341300_1789110441-email-attachment_2026_09_11_ariefhakim-at-klyid_bahlil-lahadalia-pastikan-harga-bbm-subsidi-tidak-naik-meski-minyak-dunia-bergejolak_1000438086.jpg)