Liputan6.com, Kuala Pembuang - Aktivitas kapal penangkap cumi-cumi yang berada di dekat wilayah perairan laut Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, mengancam kelestarian penyu sisik.
"Banyaknya kapal penangkap cumi yang beraktivitas pada malam hari membuat penyu sisik tidak bisa ke pantai untuk bertelur," kata Kepala Seksi Pengolahan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) Wilayah II Kuala Pembuang, Seruyan, Budi Suriansyah di Kuala Pembuang, dilansir Antara, Rabu (31/8/2016).
Ia menjelaskan, perairan laut Seruyan merupakan salah satu jalur perlintasan migrasi penyu sisik ke berbagai daerah di Indonesia, karena kawasan pantai gelap, sunyi dan berpasir.
Pesisir pantai Seruyan menjadi salah satu lokasi dari penyu sisik bertelur, terutama di pantai Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir. Sejak aktivitas kapal cumi ramai pada malam hari, petugas patroli TNTP tidak pernah lagi menemukan ada penyu yang mau bertelur ke wilayah pantai.
"Dalam delapan bulan terakhir kita rutin melakukan patroli di wilayah pantai, namun tidak lagi menemukan adanya penyu sisik yang bertelur," kata dia.
Meski belum ada bukti atau hubungan yang kuat, sejak ramainya aktivitas kapal nelayan, khususnya kapal cumi-cumi, petugas TNTP juga menjadi lebih sering menemukan karapas penyu sisik yang sudah hancur maupun masih utuh ada di pantai.
"Bahkan, kita pernah menemukan penyu sisik yang mati dan terdampar di pantai dengan bekas luka terkena jaring," kata Budi.
Ia menilai, dalam jangka panjang, tingginya aktivitas kapal cumi-cumi yang sudah membentengi wilayah perairan laut Seruyan, tidak hanya akan mengancam kelestarian berbagai hewan laut yang dilindungi, tapi juga dapat merugikan nelayan tradisional Seruyan.
"Pada malam hari bisa kita lihat, kapal cumi ini begitu banyak dan rapat seperti membentuk benteng, bukan hanya penyu yang takut menuju pantai, tapi ikan juga jadi tidak bisa masuk ke dalam perairan Seruyan," kata Budi.
Kapal Penangkap Cumi-Cumi Ancam Hidup Penyu Sisik
Dalam jangka panjang, kapal penangkap cumi-cumi bakal mengancam hidup nelayan tradisional di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/558781/original/100123afoto_penyu.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Industri Pertambangan Diminta Perkuat Dekarbonisasi7 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
- PepsiCo Indonesia dan Bali Waste Cycle Ubah Limbah Plastik Jadi Papan Penunjuk Arah16 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354907/original/059583400_1790065976-cek_fakta_blt_kesra.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)