Sukses

Banjir Rendam 35 Desa di Lamongan, Panitia TPS Khawatir Warga Tak Mencoblos

Fokus, Bandung - Satu hari menjelang Pemilu 2019, banjir luapan Sungai Citarum masih merendam ribuan rumah di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Selasa (16/4/2019), tercatat ada sekitar 1.500 rumah warga di Kecamatan Dayeuhkolot dan Balendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang masih terendam banjir pada pagi tadi. 

 

Jika pada hari pencoblosan air belum juga surut, warga dipastikan harus menggunakan perahu bila ingin memberikan hak suaranya. Hal ini mengingat di beberapa titik menuju TPS, banjir terpantau cukup tinggi.  

“Amat sangat terganggu. Kalau banjir gini sih kayaknya banyak yang golput ya,” ujar salah satu warga bernama Ade Koswara.

Di Kabupaten Bandung, ada 137 TPS yang berada di kawasan banjir. KPUD Jawa Barat memutuskan untuk memindahkannya ke tempat yang tidak terkena banjir. Demikian juga untuk di Indramayu, 13 TPS dialihkan karena banjir.  

Saat ini, KPUD Jawa Barat telah mendistribusikan kebutuhan logistik baik surat suara maupun bilik suara ke tingkat kecamatan di seluruh Jawa Barat untuk lebih dari 32,2 juta orang yang terdaftar dalam DPT.

Sementara itu, ada sekitar 35 desa di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang masih terendam banjir. Panitia tempat pemungutan suara (TPS) setempat berupaya untuk memindahkan lokasi ke tempat lebih aman.

Kondisi ini dimungkinkan akan mempengaruhi tingkat partisipasi warga. 

Luapan Sungai Bengawan Jero, yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo sudah dua pekan ini membanjiri kawasan rumah warga. Warga dipastikan butuh usaha lebih untuk mencapai TPS pada 17 April esok hari.