Puji Prabowo saat Debat Capres, Airlangga: Dia Punya Pemahaman Kuat Soal Hankam dan Geopolitik

Prabowo menilai apa yang disampaikan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dalam debat ketiga bukan sekadar teori.

Diperbarui 11 Januari 2024, 12:09 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto angkat suara terkait penampilan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dalam debat capres ketiga yang berlangsung Minggu, 7 Januari 2023. 

Airlangga menilai Prabowo mampu menjelaskan secara konkrit terkait visi dan memiliki gagasan yang kuat dalam menjawab isu-isu krusial dan strategis yang menyangkut keselamatan negara dan bangsa kita.

"Saya mengapresiasi penampilan debat Calon Presiden kita Bapak Prabowo Subianto. Bapak Prabowo menyampaikan visi dan gagasan yang kuat, jernih dan relevan dalam isu-isu krusial dan strategis yang menyangkut keselamatan negara dan bangsa kita, yakni isu Pertahanan, Keamanan dan Hubungan Internasional," ungkap Airlangga Hartarto lewat postingan instagram pribadinya dikutip Rabu, 10 Januari 2023.

Airlangga juga menilai bahwa apa yang disampaikan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dalam debat ketiga bukan sekadar teori. Sebab menunjukkan apa yang sudah dilakukan pemerintah, khususnya yang sudah dilakukan oleh Prabowo sebagai Menteri Pertahanan.

"Beliau juga mampu menjawab seluruh pertanyan berdasarkan pengalaman dan kebijaksanaan beliau, baik sebagai prajurit dan pemimpin di institusi TNI, Ketua Umum Partai dan juga sebagai Menteri Pertahanan," tulis dia.

Bagi Airlangga, untuk menjadi seorang pemimpin nasional tentu harus mempunyai tingkat kematangan, kebijaksanaan dan objektivitas dalam mengambil setiap kebijakan, terlebih pada isu-isu yang menyangkut pertahanan, keamanan dan isu-isu strategis geopolitik dan ekonomi.

"Saya melihat bahwa Bapak Prabowo adalah seorang patriot dan memiliki kemampuan dalam memimpin Indonesia sebagai sebuah negara yang besar," kata dia.

 

Tunjukkan Posisi Kuat di Kancah Global

Selain itu, Airlangga berpendapat bahwa selama era Pemerintahan Joko Widodo, Indonesia sudah menunjukkan posisi yang kuat di kancah global, misalnya  dengan tidak hanya menjadi penonton dalam berbagai pertemuan internasional.

"Yang perlu diketahui bahwa Indonesia hari ini sudah memiliki bargaining position yang kuat di mata dunia. Indonesia adalah negara selatan yang dianggap leader dari global south dan salah satunya terlihat saat G-20 di mana Indonesia tidak hanya duduk, diam dan hadir tapi kita memimpin. Bapak Presiden datang ke Ukraina, Bapak Presiden datang ke Uni Soviet, ke Rusia, dan kita dihargai,” tutup Airlangga.