Terinspirasi McLaren F1, Supercar Ini Punya Aerodinamika Ekstrem

Tidak hanya mengubah tampilan, sejumlah komponen baru juga dirancang untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika supercar

Diterbitkan 08 Oktober 2026, 14:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Rumah modifikasi sekaligus spesialis balap asal Inggris, Lanzante, kembali mencuri perhatian di dunia exotic car. Setelah memperkenalkan supercar tiga tempat duduk yang terinspirasi dari McLaren F1, kini Lanzante memperlihatkan paket opsi High Downforce Kit (HDK) untuk model 95-59.

Dilansir dari Carscoops, Kamis (7/10/2026), paket HDK tersebut membuat Lanzante 95-59 tampil jauh lebih agresif. Tidak hanya mengubah tampilan, sejumlah komponen baru juga dirancang untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika dan kemampuan mobil saat melaju di lintasan.

Lanzante memastikan paket High Downforce Kit ini hanya tersedia sebagai opsi eksklusif bagi 59 unit Lanzante 95-59 yang direncanakan diproduksi.

Lanzante memanfaatkan pengalaman puluhan tahun dalam mengembangkan mobil performa tinggi, khususnya berbagai model McLaren. Lanzante 95-59 HDK sendiri menggunakan basis sasis monokok serat karbon yang sama dengan McLaren 750S.

Meski demikian, sasis tersebut mendapatkan sejumlah penyesuaian untuk mengakomodasi konfigurasi kabin tiga tempat duduk. Tata letak ini menjadi salah satu elemen paling ikonik yang mengingatkan pada McLaren F1.

Desain eksteriornya turut mendapatkan sentuhan Paul Howse, mantan desainer McLaren. Sejumlah detail membuat mobil ini memiliki karakter yang kental dengan supercar asal Woking tersebut.

Mulai dari lampu utama dengan bentuk yang terinspirasi logo McLaren, lampu belakang LED bergaya McLaren P1, hingga desain panel bodi belakang yang memperkuat kesan sebagai supercar modern berorientasi performa.

Perubahan paling signifikan pada Lanzante 95-59 HDK terletak pada sektor aerodinamika. Hampir seluruh bodi mendapatkan sentuhan material serat karbon untuk meningkatkan performa sekaligus mengurangi bobot.

Pada bagian depan, Lanzante memasang splitter karbon berukuran besar. Komponen tersebut dipadukan dengan intake udara yang diperbesar serta kap mesin dengan desain lebih agresif.

Bagian samping juga tidak luput dari ubahan. Mobil ini mendapatkan panel pintu khusus, side skirt berbahan karbon, serta sirip aerodinamika yang mengalir menuju area roda belakang.

Penampilan Lanzante 95-59 HDK semakin ekstrem berkat penggunaan roof scoop berbahan serat karbon. Komponen tersebut berfungsi menyalurkan udara segar menuju ruang mesin.

Di bagian belakang terdapat spoiler berukuran jumbo dengan endplate lebar. Sistem aerodinamika tersebut dipadukan dengan diffuser karbon dan pelek center-lock yang mengambil inspirasi dari mobil balap.

 

Tetap Bertenaga 850 HP

Meskipun mendapatkan perombakan besar pada bagian bodi dan aerodinamika, Lanzante tidak melakukan perubahan pada sektor mesin.

Lanzante 95-59 HDK tetap mengandalkan mesin V8 4.0 liter twin-turbocharger. Jantung mekanis tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 850 hp dengan torsi puncak mencapai 880 Nm.

Kombinasi mesin bertenaga besar dan paket aerodinamika High Downforce Kit membuat mobil ini diposisikan sebagai exotic car yang tidak hanya mengedepankan tampilan, tetapi juga memiliki orientasi kuat terhadap performa di lintasan.

Lanzante belum mengungkap harga resmi untuk opsi High Downforce Kit pada 95-59. Namun, banderol mobil standarnya saja sudah tergolong fantastis.

Lanzante 95-59 dibanderol mulai £1.020.000 atau sekitar Rp21,1 miliar. Dengan status HDK sebagai opsi eksklusif dan jumlah produksi yang dibatasi hanya 59 unit, harga akhir mobil tersebut diperkirakan akan lebih tinggi.

Kombinasi desain yang terinspirasi McLaren F1, konfigurasi tiga tempat duduk, mesin V8 twin-turbo bertenaga 850 hp, serta perangkat aerodinamika agresif membuat Lanzante 95-59 HDK menjadi salah satu exotic car yang sangat eksklusif.