Bukan Sekadar Gaya, Ini Deretan Rear Wing Mobil Paling Ikonik

Rear wing bukan sekadar pemanis tampilan. Sejumlah mobil memiliki desain spoiler belakang ikonik, mulai Dodge Charger hingga Porsche 911 GT3 RS.

Diterbitkan 12 September 2026, 16:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bagi sebagian orang, sayap belakang atau rear wing pada mobil mungkin hanya dianggap sebagai aksesori untuk memperkuat tampilan. Namun, dalam dunia otomotif, komponen tersebut juga memiliki sejarah panjang dalam mendukung performa dan aerodinamika kendaraan.

Menariknya, sejumlah produsen bahkan menghadirkan desain rear wing yang begitu besar dan khas hingga menjadi identitas dari sebuah model.

Mulai dari spoiler kecil hingga sayap berukuran besar dengan teknologi aerodinamika aktif, semuanya pernah menghiasi mobil produksi.

Dikutip dari Carscoops, Jum’at (11/9/2026), perkembangan rear wing pada mobil produksi telah berlangsung selama beberapa dekade. Salah satu tonggak awalnya adalah Dodge Charger generasi pertama.

Berawal dari Dodge Charger

Dodge Charger generasi pertama menjadi salah satu model yang ikut mempopulerkan penggunaan spoiler belakang di Amerika Serikat.

Mobil yang berdesain bodi fastback ini menghasilkan gaya angkat yang kurang menguntungkan ketika digunakan dalam ajang NASCAR.

Dodge kemudian memasang lip spoiler berukuran kecil untuk membantu mengatasi persoalan tersebut sekaligus memenuhi kebutuhan homologasi balap.

Menariknya pada 1967, Charger menjadi mobil produksi Amerika pertama yang ditawarkan dengan spoiler belakang.

Hingga perkembangan desain tersebut kemudian semakin ekstrem. Dodge Charger Daytona 1969 dan Plymouth Superbird 1970 hadir dengan sayap belakang berukuran sangat besar yang langsung menjadi ciri khas keduanya.

BMW 3.0 CSL hingga Lamborghini Countach

Desain ekstrem juga terlihat pada BMW 3.0 CSL yang dikenal dengan julukan Batmobile. Mobil yang memiliki spoiler di atas kaca belakang sekaligus sayap besar yang dipasang pada bagian bagasi.

Menariknya, sayap besar tersebut belum legal untuk digunakan di jalan raya Jerman. Karena itu, komponen tersebut dikirim di dalam bagasi dan pemilik dapat memasangnya sendiri.

Sementara itu, Lamborghini Countach menawarkan kombinasi desain agresif dan performa. Sayap belakang opsional pada model tersebut bahkan disebut membuat kecepatan maksimumnya berkurang sekitar 10 mph atau 16 km/jam.

Meski demikian, secara visual, komponen tersebut justru semakin memperkuat karakter Countach.

Porsche 911 dan Era Ducktail

Porsche juga memiliki sejarah panjang dengan spoiler belakang. Salah satu yang paling terkenal adalah Porsche 911 Carrera RS 2.7 keluaran 1973 dengan desain ducktail.

Menariknya, spoiler tersebut mengubah siluet belakang 911 dan kemudian menjadi salah satu elemen desain paling dikenal dari model tersebut.

Setahun setelahnya, Porsche kembali mengembangkan karakter serupa pada 911 Turbo. Seiring waktu, spoiler bahkan menjadi bagian yang begitu identik dengan berbagai varian performa 911.

Toyota Supra hingga Subaru Impreza WRX STI

Memasuki era 1990-an, rear wing berukuran besar semakin populer di kalangan mobil performa.

Salah satunya, Toyota Supra Mk4 dan Subaru Impreza WRX STI menjadi dua contoh yang identik dengan desain spoiler besar.

Selain memberikan karakter agresif, komponen tersebut juga menjadi bagian dari paket aerodinamika kedua mobil.

Hingga, ada pula Ford Escort RS Cosworth yang memiliki desain whale-tail dua tingkat. Bentuknya yang khas membuat mobil tersebut mudah dikenali bahkan dari kejauhan.

Perkembangan Yang Kini Semakin Canggih

Perkembangan teknologi membuat rear wing modern tidak lagi hanya mengandalkan bentuk dan ukuran.

Porsche 911 GT3 RS, misalnya, menggunakan sayap belakang berukuran besar dengan desain swan-neck dan dua elemen.

Komponen tersebut juga dilengkapi fungsi DRS yang memungkinkan perubahan karakter aerodinamika.

Dengan teknologi yang lebih ekstrem hadir pada Zenvo TSR-S. Mobil ini menggunakan Centripetal Wing yang tidak hanya dapat berubah sudut ke depan dan belakang, tetapi juga dapat bergerak miring ke samping.

Beberapa mobil modern bahkan menyembunyikan spoiler di dalam bodi dan baru mengeluarkannya ketika dibutuhkan.

Selain menghasilkan downforce, sistem tersebut juga dapat digunakan sebagai rem udara.