Leapmotor Bersiap Masuk Indonesia, Ini Target yang Dibidik

Leapmotor dikabarkan segera masuk pasar Indonesia melalui PT Indomobil National Distributor (IND)

Diterbitkan 15 Maret 2026, 15:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Indomobil National Distributor (IND) mengungkapkan rencana menghadirkan merek kendaraan listrik asal China, Leapmotor, ke pasar otomotif Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi kendaraan listrik sekaligus memperluas portofolio brand yang ditangani perusahaan tersebut.

Perusahaan yang juga menjadi Agen Pemegang Merek (APM) untuk brand di bawah grup Stellantis, seperti Citroën dan Jeep, itu menargetkan berbagai segmen kendaraan listrik dengan peluang perakitan lokal di Tanah Air.

CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, mengatakan pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman dengan mitra global untuk membawa Leapmotor ke Indonesia.

“Mobil ini rencananya akan tetap dirakit secara lokal di Indonesia. Selain itu, Indomobil National Distributor juga memiliki tanggung jawab untuk mendistribusikan kendaraan tersebut, menyediakan layanan purnajual di seluruh Indonesia, serta menjaga kualitas produk,” ujar Tan Kim Piauw seperti dilansir Antara.

Menurut Tan Kim Piauw, rencana yang disiapkan tidak hanya terbatas pada pemasaran kendaraan listrik. Kerja sama ini juga mencakup produksi lokal, distribusi nasional, hingga pengembangan layanan purnajual di Indonesia.

Langkah tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara grup otomotif global Stellantis dengan Leapmotor, perusahaan kendaraan listrik berbasis teknologi yang bermarkas di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China.

Leapmotor sendiri tergolong pemain muda di industri otomotif global. Perusahaan ini didirikan pada 2015 dan sejak awal berfokus pada riset serta pengembangan kendaraan listrik dan teknologi mobil pintar.

Menariknya, Leapmotor mengembangkan banyak komponen penting secara mandiri, mulai dari motor listrik, baterai, sistem kokpit pintar, hingga teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS).

Tan Kim Piauw menyebut sekitar 65 persen biaya pengembangan kendaraan Leapmotor berasal dari teknologi yang dikembangkan secara in-house oleh perusahaan tersebut.

Dari sisi penjualan global, Leapmotor juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2025, penjualan perusahaan ini tercatat mencapai sekitar 596.555 unit. Secara kumulatif, total produksi kendaraan Leapmotor bahkan telah menembus angka sekitar 1,2 juta unit.

“Leapmotor dikenal sebagai salah satu perusahaan kendaraan listrik China dengan pertumbuhan paling cepat dalam beberapa tahun terakhir,” kata Tan Kim Piauw.

 

Bidik Segmen SUV hingga MPV di Indonesia

Terkait model yang akan dibawa ke Indonesia, Tan Kim Piauw menjelaskan bahwa pihaknya menargetkan berbagai segmen kendaraan listrik.

Rencana tersebut mencakup model dari segmen bawah hingga atas, termasuk kemungkinan menghadirkan SUV, sedan, hingga MPV listrik.

“Pada 2026, segmen yang akan dibawa terdiri dari lini bawah sampai atas. Apakah SUV, sedan, atau MPV. Jadi segmen yang digarap Leapmotor sebenarnya semuanya ada,” jelasnya.

Meski begitu, Indomobil masih mempelajari kondisi pasar domestik sebelum menentukan model mana yang paling sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.

“Di Indonesia kami melihat kondisi pasar dan segmen mana yang cukup kuat. Tentu kami berharap bisa ikut menggarap semua segmen karena semuanya sangat potensial,” tambahnya.

Secara global, Leapmotor memiliki sejumlah model kendaraan listrik yang cukup dikenal. Beberapa di antaranya adalah SUV Leapmotor C10 dan Leapmotor C16, sedan listrik Leapmotor B01, serta mobil kota listrik Leapmotor T03.

Ragam produk tersebut menunjukkan cakupan segmen yang luas, mulai dari kendaraan kompak hingga SUV berukuran menengah. Hal ini juga menjadi dasar rencana ekspansi Leapmotor di berbagai pasar global, termasuk Indonesia.

“Kami belum bisa menyampaikan detailnya karena saat ini masih dalam tahap pembicaraan dengan mitra kami, yaitu Leapmotor,” pungkas Tan Kim Piauw.