Laporan Langsung dari China: Mengintip Pabrik Raksasa BYD di Kota Kuno Tiongkok

Sebagai salah satu pemain utama, pabrik BYD di Zhengzhou turut mendorong total kapasitas produksi kawasan ini hingga melampaui 1,1 juta unit NEV per tahun.

Diterbitkan 19 Januari 2026, 19:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai pemain kunci dalam revolusi mobilitas listrik global, BYD terus memperkuat posisinya melalui pembangunan fasilitas manufaktur berstandar dunia. Komitmen tersebut terwujud dalam kawasan pabrik raksasa terintegrasi: BYD Zhengzhou Mega Factory, yang dilengkapi dengan BYD All-Terrain Circuit di salah satu kota paling strategis di Tiongkok, Zhengzhou.

Zhengzhou merupakan salah satu dari delapan ibu kota kuno di Tiongkok yang kini berkembang menjadi pusat ekonomi modern dengan populasi sekitar 14 juta jiwa. Kota ini juga dikenal sebagai basis utama industri New Energy Vehicle (NEV), dengan tujuh produsen kendaraan lengkap yang beroperasi di kawasan tersebut.

Sebagai salah satu pemain utama, pabrik BYD di Zhengzhou turut mendorong total kapasitas produksi kawasan ini hingga melampaui 1,1 juta unit NEV per tahun, menjadikannya salah satu klaster manufaktur kendaraan listrik terbesar di dunia. BYD Zhengzhou Factory adalah salah satu mega factory BYD yang dirancang sebagai pusat manufaktur kendaraan listrik terintegrasi dan menjadi pilar penting dalam strategi jangka panjang perusahaan untuk mendorong transformasi mobilitas berkelanjutan di tingkat global.

Pembangunan fasilitas ini dimulai sejak BYD memasuki kawasan industri Zhengzhou pada September 2021. Setelah melalui proses konstruksi yang intensif, fasilitas ini berhasil menghasilkan produk pertamanya dari lini produksi, menandai dimulainya operasional penuh sebagai basis manufaktur strategis BYD di Tiongkok.

Berlokasi di kawasan Zhengzhou Airport Economy Zone dengan lahan seluas 10,67 juta meter persegi, fasilitas ini dirancang bukan sekadar sebagai pabrik perakitan kendaraan, melainkan sebagai super factory dengan pendekatan industri terintegrasi penuh. Kawasan pabrik ini dilengkapi dengan All-Terrain Circuit seluas sekitar 198.700 meter persegi yang digunakan untuk pengujian kendaraan, menjadikannya salah satu basis produksi terbesar BYD di Tiongkok.

Dalam waktu pengembangan yang relatif singkat, BYD berhasil membangun produksi berskala besar yang memadukan teknologi mutakhir, efisiensi operasional, dan komitmen terhadap keberlanjutan industri otomotif masa depan.

Dari Baterai hingga Kendaraan Jadi

Skala kawasan yang masif memungkinkan BYD mengintegrasikan berbagai lini industri strategis dalam satu ekosistem terpadu. Selain memproduksi kendaraan penumpang NEV, kawasan ini juga mencakup:

  • Blade Battery Power Battery Park (pabrik baterai Blade)
  • New Materials Park (pabrik material baru)
  • Berbagai komponen inti kendaraan listrik

Melalui pendekatan komprehensif dari hulu hingga hilir ini, BYD memperkuat efisiensi produksi, logistik, dan pengendalian kualitas secara menyeluruh dalam satu wilayah industri, menjadikan keseluruhan rantai proses industri kompetitif dan efisien.

Dalam satu tahun terakhir, BYD global mencatatkan kinerja yang sangat positif di sektor kendaraan energi baru. Pada 2025, BYD berhasil meraih pencapaian luar biasa dengan total penjualan global mencapai 4,6 juta unit, mencerminkan pertumbuhan berkelanjutan yang didorong oleh penguatan teknologi dan ekspansi pasar internasional.

"Pertumbuhan penjualan global yang dicapai oleh BYD ini merupakan hasil dari strategi berkelanjutan kami dalam berinovasi pada teknologi dan memperkuat fondasi industri. Pencapaian ini juga tercermin dari kinerja ekspor, di mana untuk pertama kalinya BYD berhasil mengekspor lebih dari satu juta unit kendaraan energi baru. Dalam proses ekspansi global ini, kontribusi pasar Indonesia tidak hanya mendorong pertumbuhan ekspor kami, tetapi yang lebih penting, juga menunjukkan kepada dunia dukungan kuat Indonesia terhadap pasar kendaraan energi baru," ujar Liu Xueliang, General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division.

Indonesia Pasar Strategis BYD

Melalui kesempatan kunjungan sejumlah media nasional Indonesia ke fasilitas pabrik dan sirkuit BYD di Zhengzhou, BYD menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang diberikan oleh pasar Indonesia.

"Melalui kesempatan ini, saya ingin menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para pemilik kendaraan BYD di Indonesia, mitra dealer, rekan media, serta seluruh keluarga BYD di Indonesia. Dalam satu tahun terakhir, kami berhasil mencatatkan penjualan wholesales lebih dari 54.000 unit di Indonesia. Di balik angka tersebut, kami benar-benar melihat dukungan dan pengakuan konsumen Indonesia terhadap teknologi dan produk BYD," tambah Liu Xueliang.

BYD terus bekerja sama dengan mitra di Indonesia untuk membuka jaringan penjualan BYD di berbagai wilayah. Hingga saat ini, BYD telah memiliki lebih dari 80 titik penjualan yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia untuk melayani konsumen, dengan jaringan yang kini telah menjangkau hampir di seluruh kota-kota besar di Indonesia.

Pada 2026, BYD akan terus melanjutkan ekspansi jaringan penjualan ke lebih banyak wilayah, sehingga semakin banyak konsumen dapat menemukan produk dan layanan BYD dengan mudah di dekat tempat tinggal mereka.

Â