Perhatikan Ini Saat Menderek Mobil agar Aman dan Tidak Merusak Kendaraan

Menderek mobil bukan hanya sekadar mengaitkan tali atau batang dinding. Ada sejumlah aspek keselamatan dan teknis yang wajib diperhatikan agar proses derek tidak berisiko

Diterbitkan 03 Januari 2026, 12:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menderek mobil merupakan salah satu keterampilan dasar yang perlu dikuasai setiap pemilik kendaraan, terutama saat menghadapi kondisi darurat di jalan. Namun, proses derek tidak boleh dilakukan dengan sembarangan.

Pasalnya, kesalahan teknik atau perlakuan yang kurang tepat justru bisa menyebabkan kerusakan pada komponen mobil atau bahkan dapat mengancam pada keselamatan pengendara dan pengguna jalan lain.

Dilansir laman resmi Suzuki, ada sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan sebelum dan saat melakukan derek mobil baik itu oleh pengemudi mobil itu sendiri maupun oleh orang yang membantu.

Proses derek biasanya dilakukan ketika kendaraan sedang mengalami masalah teknis seperti mogok, ban pecah di tempat yang kurang aman, atau engine failure.

Meski hal ini terlihat sederhana, penggunaan alat derek yang tidak tepat, posisi pengait yang kurang sesuai, atau kecepatan kendaraan yang tidak stabil selama proses derek bisa menimbulkan masalah lanjutan.

Beberapa kasus menunjukkan bahwa komponen kaki-kaki seperti roda, transmisi, atau suspensi dapat mengalami tekanan berlebih jika derek dilakukan tanpa memperhatikan teknik dan aturan keselamatan yang benar.

Oleh karena itu, memahami aturan dasar, penggunaan jenis tali atau batang derek yang sesuai, serta komunikasi antara pengemudi kedua kendaraan sangat penting agar proses derek berjalan aman dan tanpa kejadian yang tidak diinginkan.

Pendekatan ini tidak hanya menjaga kondisi mobil tetap prima, tetapi juga memastikan keselamatan pengemudi, penumpang, serta pengguna jalan lain tetap terjaga selama proses derek berlangsung.

Pilih Alat Derek yang Tepat dan Kuat Menahan Beban

Ketika memutuskan untuk menderek mobil, pastikan menggunakan alat derek yang tepat dan sesuai rekomendasi pabrikan.

Penggunaan tali derek atau batang derek yang memiliki kapasitas beban cukup besar sehingga tidak mudah putus atau melar saat mobil ditarik.

Selain itu, sebelum digunakan, pemeriksaan terhadap kondisi tali derek atau batang derek perlu dilakukan untuk memastikan tidak ada bagian yang aus, sobek, atau retak.

Alat derek yang berkualitas serta terawat akan mengurangi risiko putus di tengah jalan dan menghindarkan mobil dari tekanan berlebih yang bisa menyebabkan kerusakan.

Teknik Derek yang Benar Demi Keselamatan

Selain memilih alat yang tepat, teknik melakukan derek mobil juga harus diperhatikan. Driver mobil penarik dan yang ditarik perlu melakukan komunikasi yang jelas sebelum dan selama derek dilakukan.

Keduanya harus sepakat soal sinyal berhenti, akselerasi, maupun kemungkinan kondisi darurat yang mungkin terjadi di jalur.

Kecepatan saat derek sebaiknya tetap stabil dan tidak terlalu kencang. Menjaga kecepatan rendah membantu mengurangi tekanan pada tali atau batang derek serta menjaga stabilitas kedua kendaraan.

Selain itu, pastikan jarak aman dengan kendaraan lain di jalan untuk menghindari risiko tabrakan saat proses derek berlangsung.