BYD Perluas Pasar Timur Tengah, Resmi Masuk Irak Bawa Shark 6

BYD memantapkan langkahnya di pasar otomotif Irak melalui peluncuran model Shark 6, di ibu kota Baghdad, 24 Desember 2025

Diterbitkan 19 Desember 2025, 20:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - BYD memantapkan langkahnya di pasar otomotif Irak melalui peluncuran model Shark 6, di ibu kota Baghdad, 24 Desember 2025. Momen ini, sekaligus menandai resminya jenama kendaraan listrik asal Tiongkok ini ke negara yang menjadi bagian penting dari strategi ekspansi regionalnya di Timur Tengah dan Afrika.

Dalam siaran resminya, BYD memperkenalkan Shark 6, sebuah pikap dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV) yang dikenal juga sebagai Shark di sejumlah pasar global. Model ini sendiri belum dipasarkan di dalam negeri Tiongkok, namun telah hadir di berbagai negara sejak peluncuran perdananya di Meksiko pada Mei 2024.

Sebelum acara tersebut, BYD sudah menyediakan tujuh model lain di Irak, yang terdiri dari tiga model PHEV dan empat mobil listrik murni (BEV).

Menurut Huang Zhixue, General Manager divisi penjualan otomotif BYD di wilayah Timur Tengah dan Afrika, kehadiran resmi BYD di Irak merupakan langkah penting dari strategi perusahaan untuk memperluas jaringan kendaraan ramah lingkungan di kawasan tersebut.

Selain itu, BYD juga menyampaikan komitmennya untuk membangun sistem layanan komprehensif di Irak, termasuk pembukaan pusat layanan purna jual yang akan segera beroperasi. Sebelum peluncuran merek, BYD membuka showroom pertamanya di Irak yang berhasil menarik lebih dari 2.000 pengunjung pada hari pertama dibuka.

Keberadaan Shark 6 di Irak dipandang sebagai bagian dari tren global BYD dalam memperkenalkan teknologi kendaraan hijau dan cerdas ke pasar internasional.

Kiprah BYD Shark

Model ini telah terlebih dahulu diluncurkan di negara-negara seperti Brazil, Australia, Kamboja, Chile, dan Pakistan, memperkuat posisi BYD dalam persaingan mobil listrik dan hybrid di tingkat dunia.

Selain ekspansi ini, data internal perusahaan menunjukkan bahwa pada November 2025, BYD berhasil menjual 3.594 unit Shark di luar negeri, sehingga total penjualan sejak Januari hingga November mencapai 38.266 unit. Hal ini turut mencerminkan minat pasar global terhadap kendaraan hybrid jenis pikap yang semakin meningkat.