GAC Coba Peruntungan di Pasar Jepang, Andalkan Dua Model Ini

GAC coba mengikuti jejak BYD, dengan masuk ke pasar kendaraan listrik (EV) Jepang pada musim panas 2026. Setidaknya ada dua model yang menjadi andalan

Diterbitkan 12 Desember 2025, 11:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - GAC resmi mengikuti jejak BYD, untuk masuk ke pasar kendaraan listrik (EV) Jepang pada musim panas 2026. Hal tersebut, seperti disitat dari Asia Nikkei, Jumat (12/12/2025).

Perusahaan asal Tiongkok itu berencana untuk menjual model merek Aion melalui dealer lokal, dan menargetkan mampu mendapatkan pesanan sebanyak 200 unit pada tahun depan, dan bertujuan untuk mencapai 2.000 unit pada 2027.

Penjualan Aion ini sendiri, akan ditangani oleh M Mobility Japan, yang berbasis di distrik Nakano, Tokyo.

GAC awalnya akan meluncurkan dua model, yaitu hatchback kompak Aion UT dan SUV Aion V. Aion UT akan dijual mulai dari 3,3 juta yen, sedangkan SUV Aion V akan dijual mulai dari 5 juta yen.

Kedua model akan mendukung standar pengisian cepat CHAdeMO Jepang, dan penjualan awal akan dibatasi untuk klien korporat yang membutuhkan kendaraan untuk keperluan bisnis.

GAC Group didirikan pada 1997 dan mengoperasikan usaha patungan dengan Toyota dan Honda di Tiongkok.

Perusahaan meluncurkan merek Aion EV pada 2018, yang berfokus secara eksklusif di mobilitas listrik. Termasuk model EV dan usaha patungan, GAC menjual 2 juta unit kendaraan pada 2024.

Pertumbuhan penjualan domestik baru-baru ini melambat di tengah persaingan yang semakin ketat, dengan total penjualan dari Januari hingga September 2025 turun 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 1,18 juta unit, dan penjualan merek Aion turun 20 persen menjadi 180.000 unit.

GAC Pamerkan EV Mutakhir Hingga Mobil Terbang GOVE untuk Masa Depan

Sebelumnya, produsen otomotif asal Negeri Tirai Bambu kembali mencuri perhatian dunia otomotif dan teknologi. Guangzhou Automobile Group Co. Ltd. (GAC) memamerkan serangkaian kendaraan energi baru (New Energy Vehicle) NEV canggih yang berada dibawah submerek mereka, AION dan HYPTEC. Pameran ini bukan sekadar tentang mobil listrik konvensional saja.

GAC turut pamerkan visi radikal mereka tentang masa depan transportasi, yakni melalui prototipe mobil terbang eVTOL (electric Vertical Take-Off and Landing) yang modular dan diberi nama GOVY AIR CAB.

Langkah ini menandai komitmen GAC untuk bersaing di arena global dengan teknologi mutakhir dan pendekatan yang jauh melampaui konsep mobil darat biasa, memasuki ranah mobilitas tiga dimensi.

GAC, melalui pusat penelitian dan pengembangannya (R&D Center) yang agresif, berusaha untuk membuktikan diri sebagai pelopor inovasi yang siap mengubah lanskap urban.

Pameran teknologi ini menjadikan sebuah ajang bagi GAC untuk pamerkan road map ambisiusnya. Selain untuk menampilkan SUV listrik mewah seperti Hyptec HT dan model premium AION V yang ditujukan untuk pasar global, Bintang utamanya ialah GOVY.