Liputan6.com, Jakarta - Bahu jalan pada dasarnya dirancang sebagai ruang untuk kendaraan menepi sebentar jika terdapat kondisi darurat. Fungsi dari bahu jalan mencakup area berhenti kendaraan jika mengalami masalah, jalur evakuasi, dan area aman bagi petugas jalan tol atau petugas derek.Â
Bahu jalan bukan dirancang seperti jalur tambahan, yang bisa digunakan untuk menyalip atau sebagai jalur cepat. Hal tersebut tentu sangat berbahaya, bahkan menimbulkan kecelakaan.Â
Seperti yang terjadi pada Kijang Innova Reborn di jalan tol Purbaleunyi kilometer 124-123 dari arah Bandung menuju Jakarta beberapa waktu lalu pada 29 November lalu yang kehilangan kendali ketika memakai bahu jalan sebagai jalurnya.
Advertisement
Selain itu, kejadian lainnya juga menimpa pengendara motor dan truk yang sedang berhenti di bahu jalan, di daerah Merauke pada Sabtu (6/12/2025).
Pasalnya, truk tersebut tidak berhenti tepat di bahu jalan yang mengakibatkan pengendara motor tidak dapat menghindar.Â
Terlebih, cuaca hujan mengakibatkan jalan menjadi licin dan pandangan menjadi sedikit kabur.Â
Berdasarkan rentetan kecelakaan di bahu jalan tersebut, memang sangat penting untuk setiap pengendara memahami aturan berkendara di bahu jalan dan waspada terhadapnya.
Aturan Memakai Bahu Jalan
Beberapa hal yang perlu diperhatikan jika menggunakan bahu jalan, tepatnya setelah kendaraan berhenti, yaitu dengan menyalakan lampu hazard sebagai tanda untuk kendaraan yang akan datang dari arah belakang.Â
Lebih baik lagi jika menggunakan segitiga pengaman yang biasanya berada di emergency kit kendaraan.Â
Memasang segitiga pengaman juga terdapat aturannya. Pertama, jarak pemasangannya harus sejauh 50 meter dari kendaraan berhenti.
Hal tersebut sangat disarankan karena kebanyakan pengendara di jalan tol memacu mobilnya di kecepatan 80 km/jam.Â
Pastikan juga ketika menanti kendaraan di pinggir jalan, penumpang tidak berada di dalam kendaraan. Hindari juga berdiri di belakang atau di sisi kanan kendaraan karena ini sangat berisiko.
Tunggu kendaraan yang sedang diperbaiki dengan berdiri di sisi kiri atau di area yang biasa di luar pagar jalan tol.
Lebih lanjut, bahu jalan memiliki struktur permukaan yang berbeda karena terbuat dari gravel.
Material tersebut hanya cocok digunakan untuk ban berjenis All Terain dan tidak disarankan bagi ban Highway Terrain menggunakan bahu jalan karena akan membuat roda menjadi licin.Â
Pada akhirnya, bahu jalan tidak diperuntukkan sebagai jalur tambahan juga untuk menyalip, terlebih jika kondisi jalanan macet yang memperbesar kendaraan masuk ke dalam bahu jalan yang akan membahayakan diri sendiri juga pengguna jalan lainnya.Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4800048/original/072495300_1712855011-Ilustrasi_bahu_jalan_tol_-_Dokumentasi_Lifepal.jpg)