Laporan Liputan6.com dari Hanoi: VinFast Jadikan Indonesia Pusat Ekspansi di Asia Tenggara

Produsen otomotif terbesar Vietnam, VinFast, menjadikan Indonesia sebagai pusat ekspansi utama dalam mengembangkan pasar sekaligus ekosistem mobil listrik.

Diterbitkan 10 November 2025, 09:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Hanoi - Produsen otomotif terbesar Vietnam, VinFast, menjadikan Indonesia sebagai pusat ekspansi utama dalam mengembangkan pasar sekaligus ekosistem mobil listrik. Petinggi Vingroup, induk usaha VinFast mengakui langkah ini tidak disangka bakal diambil sejak mulai masuk ke pasar Indonesia.

"Ketika saya berjalan masuk ke ruangan ini hari ini, saya sempat mengenang kembali awal mula perjalanan kami di Indonesia. Sekitar dua tahun lalu, pada pertemuan puncak APEC, juga dalam forum bisnis di Indonesia. Saat itu saya hadir, berinteraksi dengan banyak menteri dan pejabat pemerintah, dan melihat langsung potensi besar pasar Indonesia. Sebelumnya, kami belum menaruh perhatian serius pada Indonesia, tetapi setelah pertemuan itu, kami mulai mengalokasikan semua sumber daya kami untuk masuk ke Indonesia," ujar Le Thi Thu Thuy, Vice Chairwoman of Vingroup and VinFast dalam dialog dengan media dari Indonesia yang turut dihadiri Liputan6.com di Hanoi, Vietnam, awal November 2025.

Madame Le Thi Thu Thuy mengakui, sejak dua tahun berlalu sudah banyak kemajuan yang dicapai dalam pengembangan ekosistem VinFast di Indonesia.

Secara optimistis dia mengungkap, nyaris tak bisa membayangkan seberapa besar potensi masa depan yang menanti VinFast di Indonesia.

Kemajuan yang dicapai VinFast antara lain memasarkan berbagai model mobil listrik di Indonesia, memulai pembangunan pabrik di Subang, layanan taksi listrik di Indonesia serta stasiun pengisian daya yang terus bertambah.

"Kami berencana untuk membawa seluruh ekosistem grup besar kami ke Indonesia," ujar Le Thi Thu Thuy.

Keputusan menjadikan Indonesia sebagai pusat ekspansi ini menyusul gemilangnya performa VinFast di kandang sendiri, Vietnam.

Madame Le Thi Thu Thuy menjelaskan, tahun ini Vinfast menargetkan 40 persen dari pasar penjualan mobil baru. Tahun ini mereka mampu melewati Toyota dan Hyundai sebagai brand paling laris di kandang sendiri.

"Kami sedang berada di jalur yang tepat untuk mencapai 200.000 unit kendaraan yang dikirimkan tahun ini. Jadi, ini merupakan tahun yang baik bagi kami. Vietnam sangat penting karena menjadi basis utama bagi pertumbuhan kami, dan melalui itu kami yakin dapat segera mencapai titik profitabilitas," ujar Le Thi Thu Thuy.

Optimistis Pertumbuhan Sesuai Harapan

Senada dengan Le Thi Thu Thuy, CEO Vinfast Indonesia ⁠Kariyanto Hardjosoemarto optimistis VinFast mencapai pertumbuhan sesuai harapan di Indonesia.

Sebagai latar belakang, Kerry, sapaan Kariyanto mengurai bahwa di tengah penurunan penjualan mobil year to year sebesar 11 persen, terdapat pertumbuhan penjualan kendaraan listrik sebesar 96 persen.

Khusus mengenai kiprah VinFast di Indonesia, Kerry menjelaskan, VinFast baru diperkenalkan secara resmi di ajang IIMS pada April 2024, dan baru memulai pengiriman pertama kepada pelanggan pada Juli 2024.

"Jika dihitung sampai sekarang, kami baru hadir sekitar 15 bulan. Namun, saya bisa katakan bahwa perkembangannya sangat positif," kata Kerry.

Menurut dia mengutip, data Gaikindo per September, dari penjualan 45 merek otomotif yang beroperasi di Indonesia, VinFast sudah menempati peringkat ke-15.

Sementara itu, dari 30 merek kendaraan listrik (BEV), saat ini berada di peringkat ke-6.

"Capaian ini semakin meningkatkan kepercayaan diri kami untuk terus tumbuh lebih lama di Indonesia, bertumbuh melalui strategi pengembangan ekosistem yang terpadu," tutup Kerry.