Land Rover Dikabarkan Uji 'Baby Defender', SUV Kompak dengan DNA Tangguh

Land Rover menyiapkan SUV baru, lebih kecil dari seri Defender yang disebut sebagai “Baby Defender”. Prototipe kendaraan ini tertangkap kamera saat diuji di sirkuit Nürburgring, Jerman, memperlihatkan desain tangguh khas Defender namun dalam bentuk yang lebih ringkas. Mengusung platform EMA modern yang mendukung elektrifikasi penuh

Diterbitkan 07 November 2025, 19:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Land Rover dikabarkan sedang menyiapkan model SUV terbarunya yang lebih kecil dari Defender. Mobil ini diperkirakan akan menjadi SUV baru yang mengusung desain khas Defender, namun dalam ukuran yang lebih ringkas. Kabar ini muncul setelah ada foto-foto saat pengujian prototipe yang sedang diuji di sirkuit Nürburgring, Jerman, menunjukkan bahwa pabrikan Inggris tengah mengembangkan kendaraan baru dengan desain mirip Defender.

Model ini disebut-sebut akan menjadi versi “Baby Defender”, atau secara internal kemungkinan disebut “Defender 80”. Dari foto mata-mata yang beredar, terlihat mobil tersebut memiliki bodi dengan bentuk kotak, overfender besar, serta garis atap datar yang menjadi ciri khas SUV tangguh Land Rover. Bagian depannya tampak memiliki lampu bergaya horizontal, berbeda dari lampu bundar ikonik Defender klasik, menandakan pendekatan desain yang lebih modern.

Dilansir autoindustriya.com, mobil ini juga kemungkinan besar akan menggunakan platform EMA (Emerging Markets Architecture) yang sama dengan Range Rover Velar dan Range Rover Evoque. Platform ini dirancang agar fleksibel dalam mendukung berbagai konfigurasi mesin, termasuk opsi elektrifikasi. Dari penampakan fisiknya, unit prototipe terlihat menggunakan pelek besar dan bodi tinggi, menegaskan karakter khas SUV yang siap digunakan di berbagai medan.

Belum ada konfirmasi resmi dari Land Rover mengenai detail teknisnya, namun laporan menyebut kendaraan ini dapat hadir dengan sistem penggerak semua roda (AWD). Selain itu, platform EMA juga memungkinkan penerapan teknologi 800V yang mendukung sistem pengisian cepat hingga 350 kW, sehingga membuka peluang untuk versi listrik sepenuhnya di masa depan.

Mobil ini juga disebut-sebut berpotensi menggantikan Discovery Sport di jajaran produk Land Rover. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya menyegarkan lini SUV merek asal Inggris dengan menghadirkan model baru yang memadukan gaya tangguh Defender dengan teknologi modern dan efisiensi tinggi.

Baby Defender ini kemungkinan akan diluncurkan sekitar tahun 2027, seiring dengan strategi Land Rover untuk memperluas portofolio kendaraan berbasis platform EMA. Hingga saat ini, pihak Land Rover belum memberikan keterangan resmi terkait spesifikasi, harga, maupun pasar mana yang akan menjadi tujuan utama model tersebut.

Desain Tetap Tangguh, Namun Lebih Ringkas

Foto-foto prototipe menunjukkan bahwa Baby Defender mempertahankan proporsi tangguh khas SUV sejati. Garis bodi dengan desain mengkotak, ground clearance tinggi, serta desain atap yang datar membuatnya tampak siap menjelajah medan berat. Meski begitu, lampu LED horizontal dan bentuk gril depan yang lebih halus memberikan kesan modern yang berbeda dari Defender klasik.

Dilansir autoindustriya.com, namun pada tampilan bagian belakang masih disamarkan, tetapi terlihat dari siluetnya menunjukkan ciri khas Defender seperti ban serep eksternal di pintu belakang. Hal ini menegaskan bahwa karakter utilitarian Defender tetap dipertahankan meskipun dalam format yang lebih kecil.

Platform EMA dan Teknologi Modern

Baby Defender kemungkinan dibangun di atas platform EMA. Platform ini merupakan struktur modular terbaru dari Land Rover yang memungkinkan pengembangan varian mesin listrik, hybrid, maupun konvensional.

Platform tersebut juga dikabarkan mendukung sistem kelistrikan 800 volt, yang memungkinkan pengisian cepat hingga 350 kW. Jika benar digunakan, teknologi ini akan menempatkan Baby Defender di jajaran SUV listrik premium dengan kemampuan pengisian daya tercepat di kelasnya.

Meski masih berupa prototipe, autoindustriya.com melaporkan bahwa jadwal peluncuran Baby Defender diperkirakan terjadi sekitar tahun 2027. Ini menandakan bahwa proyek tersebut masih dalam tahap pengujian dan penyempurnaan.

Land Rover diyakini akan mengumumkan lebih banyak detail teknis serta opsi mesin mendekati waktu peluncuran. Hingga kini, pabrikan tersebut belum memberikan konfirmasi resmi tentang apakah model ini akan dijual di pasar global atau hanya di wilayah tertentu.

Kabar tentang pengujian “Baby Defender” menandakan langkah penting Land Rover dalam memperluas lini SUV-nya. Dengan desain kompak, platform EMA, serta kemungkinan elektrifikasi penuh, model ini berpotensi menarik perhatian penggemar SUV tangguh yang menginginkan ukuran lebih praktis.

Jika semua informasi ini terbukti benar, maka pada 2027 Land Rover akan menghadirkan SUV baru yang tetap membawa jiwa Defender namun lebih modern dan efisien.