Mejeng di JMS 2025, Suzuki Fronx Flex Fuel Bisa Tenggak Bensin Etanol

Suzuki Fronx Flex Fuel Concept (FFV) ini, siap dipamerkan di ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025, yang bakal berlangsung akhir bulan ini

Diterbitkan 26 Oktober 2025, 06:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di Indonesia, bensin dengan campuran etanol sedang ramai dibahas. Namun, salah satu pabrikan otomotif besar asal Jepang, Suzuki justru tengah menyiapkan model yang bisa kompatibel dengan bahan bakar tersebut, yaitu Fronx Flex Fuel.

Rencananya, Suzuki Fronx Flex Fuel Concept (FFV) ini, siap dipamerkan di ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025, yang bakal berlangsung akhir bulan ini.

Berdasarkan laman resmi Suzuki Global, Fronx Flex Fuel ini sendiri, akan memiliki kemampuan untuk menggunakan bensin dengan campuran etanol hingga 85 persen (E85).

Sumber tenaganya diyakini menggunakan versi modifikasi dari mesin 1,2 liter bensin naturally aspirated. Serupa dari jantung pacu Wagon R flex fuel.

Meski begitu, Suzuki Jepang belum membuka detail spesifikasi maupun output daya. Tapi setidaknya langkah ini mempertegas keseriusan mereka mengembangkan teknologi ramah lingkungan. Tanpa harus meninggalkan mesin pembakaran internal.

Dengan menghadirkan Suzuki Fronx yang mampu menggunakan bensin dengan campuran etanol ini, jenama berlambang 'S' tersebut seperti ingin menegaskan jika pihaknya siap transisi menuju kendaraan hijau tak harus langsung beralih ke listrik (EV) secara penuh. Ada banyak jalan menuju efisiensi emisi.

Suzuki juga ingin menunjukkan masih ada bahan bakar fleksibel sebagai jembatan realistis, antara teknologi masa kini dan masa depan mobilitas lebih bersih.

Desain Eksterior Tetap Sama

Selain dari teknologi bioetanol, Suzuki Fronx Flex Fuel ini tidak mendapatkan ubahan yang cukup drastis dari segi desain eksteriornya.

Siluet tetap sama seperti versi standar, dengan garis bodi tegas dan tampilan crossover modern. Satu-satunya pembeda justru datang dalam bentuk stiker bertuliskan 'Flex Fuel' di bagian pintu.

Nantinya, versi produksi diperkirakan akan menggunakan emblem khusus di pintu belakang. Sejalan bersama pemakaian emblem varian mild-hybrid dan full-hybrid di kendaraan lain Suzuki.

Â