Sukses

Top 3: Budaya Keselamatan Berkendara Masih Rendah dan Cara Jual Mobil Bekas dengan Harga Tinggi

Liputan6.com, Jakarta - Informasi terkait masih tingginya angka kecelakaan truk dan bus yang mengindikasikan budaya keselamatan berkendara di Indonesia masih rendah, menarik perhatian pembaca Liputan6.com.

Tak cuma itu, informasi mengenai 10 tahun Honda Brio di Indonesia, serta cara yang bisa dilakukan agar mobil bekas yang akan dijual berharga tinggi, juga menjadi sorotan pembaca.

Berikut ringkasan artikel otomotif terpopuler yang terangkum dalam top 3 berita hari ini:

1. Banyak Kecelakaan Truk dan Bus Jadi Bukti Budaya Keselamatan Masih Rendah

Kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan komersial besar, seperti bus dan truk masih kerap terjadi di Indonesia. Berbagai alasan muncul, dan yang paling sering terdengar adalah kerusakan rem alias rem blong.

Senior Investigator Komisi Nasional keselamatan Transportasi (KNKT), Ahmad Wildan menjelaskan, penyebab terjadinya kecelakaan bus dan truk, akibat rendahnya budaya keselamatan atau safety culture di kalangan pengemudi.

"Kasus rem blong di bus dan truk itu, lebih dari 90 persen dan penyebabnya itu bukan dari kendaraan, tapi dari sang pengemudi," ujar Ahmad Wildan, saat diskusi keselamatan berkendara bersama Hino, di GIIAS 2022, Rabu (18/8/2022).

Selengkapnya baca di sini

2. Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Honda Brio Terjual Hampir Setengah Juta Unit

PT Honda Prospect Motor (HPM) merayakan sepuluh (10) tahun eksistensi Honda Brio di Indonesia. Sejak pertama kali diperkenalkan hingga saat ini, mobil perkotaan ini banyak meraih pencapaian dari sisi penjualan dan produk.

Honda Brio hadir pertama kali di Indonesia pada 2012 sebagai city car terbaru. Model ini, sebelumnya telah dijual di India dan juga Thailand, dan telah diterima baik oleh konsumen di masing-masing negara.

Di Indonesia, Honda Brio hadir di Indonesia sebagai first entry model yang menyasar segmen anak-anak muda dan pembeli mobil pertama.

Selengkapnya baca di sini

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

3. Biar Mobil Bekas Dihargai Tinggi, Perhatikan Hal-Hal Ini

Ada beberapa hal yang memengaruhi harga jual kembali mobil bekas. Salah satunya adalah kelengkapan surat-surat kendaraan.

"Masalah legalitas menjadi salah satu faktor penting. Surat-surat kendaraan itu berpengaruh terhadap harga jual mobil bekas," terang Nur Rahma Sari, PR & Content Manager OLX Autos Indonesia di arena GIIAS 2022.

Menurut Sari, telat atau menunggak pajak kendaraan juga bisa mempengaruhi harga jual kendaraan. Tak cuma itu, kondisi ini juga bisa menjadi faktor utama yang menyebabkan mobil itu cepat laku atau tidak.

Selengkapnya baca di sini

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS