Sukses

Perangi Emisi Karbon, Toyota Bersama UNDIP Gelar Seminar Nasional

Liputan6.com, Semarang - Sebagai bukti komitmen mewujudkan cita-cita pemerintah mencapai target masa depan Indonesia “Bebas Emisi”, Toyota bekerja sama dengan Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang mengadakan Seminar Nasional bertema “100 Years of Indonesia Automotive Industry, Realizing Indonesia Net-Zero Emission.” 

 “Aktivitas seminar nasional ini harapannya dapat menjadi wadah diskusi komprehensif yang membantu dan mendukung akselerasi Indonesia mencapai target Net-Zero Emission. Hal tersebut tentunya dapat terwujud melalui sinergi bersama antara Institusi Pendidikan, Generasi Muda, dan juga sektor industri khususnya Industri Otomotif nasional,” ujar Warih Andang Tjahjono Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Sebagai bagian dari warga dunia yang memiliki kontribusi besar dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, Indonesia telah menyatakan komitmennya di dalam forum internasional dengan menargetkan tercapainya Net-Zero Emission pada tahun 2060. Sinergi serta keterlibatan berbagai sektor dalam kolaborasi “Triple Helix” antara Pemerintah, Akademisi, dan Industri Otomotif menjadi elemen penting untuk mendukung target ini melalui aktivitas kehidupan yang lebih hijau maupun pembangunan ekonomi nasional yang merata.

Netralitas karbon akan menjadi penggerak utama perubahan di masa depan untuk segala sektor kehidupan, dan generasi muda nantinya akan memimpin Indonesia menjadi pemain global. Toyota meyakini bahwa mahasiswa sebagai generasi muda dapat disiapkan lebih awal dalam mengambil inisiasi gerakan hijau, demi menghadapi tantangan di masa yang akan datang. Oleh karena itu, Institusi Pendidikan Tinggi memegang peranan strategis dalam mengembangkan, mengkaji, dan menyiapkan generasi muda sebagai SDM penerus berdaya saing tinggi.

Paparan seminar nasional akan dibuka oleh Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Ir. Emma Rachmawati, M.Sc. yang akan menjelaskan mengenai komitmen pemerintah untuk mewujudkan target net-zero emission, serta pencapaian maupun strategi apa saja yang sudah dilakukan oleh Indonesia.

Tuan rumah penyelenggaraan aktivitas perdana seminar nasional yaitu UNDIP menghadirkan Kepala Department Perencanaan Kota dan Wilayah Fakultas Teknis Mesin, Prof. Dr. Ing. Wiwandari Handayani ST, MT, MPS memberikan perspektif global tentang net-zero emission, komitmen, kontribusi, & pencapaian Indonesia maupun industri yang bisa dilakukan.

Wiwandari juga akan memberikan penjelasan mengenai strategi negara lain yang bisa dijadikan contoh dan tolak ukur yang kemudian dapat diaplikasikan di dalam negeri. Selain itu, peran akademisi melalui penelitian dalam mendukung strategi implementasi target bebas emisi maupun tantangan yang kemudian hari akan dihadapi juga menjadi pembahasan detail yang disampaikan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Kontribusi Strategis Generasi Muda Indonesia

Toyota Indonesia berkontribusi dan turut serta dalam upaya pengurangan emisi melalui ragam pilihan teknologi elektrifikasi “multi-pathway” sehingga semua pihak dapat berkontribusi dalam memerangi emisi karbon (carbon is our enemy).

Berbagai pilihan teknologi elektrifikasi yang dapat diakses oleh semua pihak “no one left behind” juga dapat mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Langkah strategis ini bertujuan agar Indonesia menjadi pemain global produsen kendaraan listrik yang dapat berkompetisi dan berperan penting dalam supply chain pasar internasional.

Aktivitas seminar nasional ini juga merupakan rangkaian series peluncuran xEV Center yang telah dilaksanakan pekan lalu (19 Mei 2022). xEV Center menampilkan penjelasan lengkap mengenai teknologi dan menyediakan fasilitas display serta unit driving experience model kendaraan elektrifikasi.

Kehadiran xEV Center diharapkan dalam merealisasikan sinergi positif antara universitas dan sektor industri otomotif nasional. Kontribusi strategis para generasi muda sebagai pelopor dalam kegiatan pembelajaran serta penelitian teknologi elektrifikasi, energi hijau dan mobility di Indonesia merupakan langkah awal yang baik untuk persiapan ekosistem elektrifikasi di Indonesia.

“Kami ingin terus berkontribusi bagi masa depan netralitas karbon Indonesia melalui peningkatan kapabilitas SDM nasional yang sejalan dengan filosofi kami “Make People Before Make Product.” Pengembangan generasi muda saat mengenyam pendidikan tinggi menjadi momen penting bagi universitas di Indonesia agar dapat berperan aktif dalam mempersiapkan serta mengembangkan kemampuan maupun pengetahuan mahasiswa dalam teknologi hijau sehingga siap berkontribusi di industri era elektrifikasi,” tutup Bob Azam Corporate Affairs External Director PT TMMIN.