Sukses

Top 3 Berita Hari Ini: Tips Saat Terjadi Gempa dan Ujian Praktik SIM

Liputan6.com, Jakarta - Informasi mengenai apa saja yang harus dilakukan pengemudi dan penumpang ketika sedang berkendara lalu terjadi gempa bumi menarik perhatian pembaca Liputan6.com.

Tak cuma itu, informasi terkait kesuksesan GIIAS Surabaya 2021, serta serba serbi ujian praktik SIM, turut menjadi sorotan pembaca.

Berikut ringkasan artikel otomotif terpopuler yang terangkum dalam top 3 berita hari ini:

1. Terjadi Gempa Saat di Dalam Kendaraan, Ini yang Harus Dilakukan Pengemudi dan Penumpang

Gempa magnitudo 7,5 mengguncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12/2021). Gempa terjadi pada pukul 10.20 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan lokasi gempa 7.59 LS, 122.26 BT. Gempa terjadi pada kedalaman 12 Kilometer.

BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Maluku, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Selengkapnya baca di sini

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

2. GIIAS Surabaya 2021 Sukses, Hasil Penjualan Tiket Didonasikan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Pameran otomotif GIIAS Surabaya 2021 berakhir pada Minggu (12/12/2021). Seperti halnya penyelenggaraan GIIAS 2021 di ICE BSD, Tangerang, GIIAS Surabaya 2021 juga mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah Republik Indonesia.

Dukungan dan arahan diberikan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sejak persiapan, acara pembukaan hingga akhir penyelenggaraan GIIAS Surabaya 2021.

Selengkapnya baca di sini

 

3 dari 4 halaman

3. Ternyata Ini Alasan Uji Praktik Pembuatan SIM C Dibuat Zigzag dan Menyerupai Angka 8

Belakangan ini ramai video yang membandingkan dalam praktek pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) antara di Indonesia dengan negara lain.

Menanggapi video yang viral tersebut, Kasubdit SIM Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol Tri Julianto Djati Utomo, menjabarkan perihal perbedaan tersebut.

Dalam penjelasannya dikutip dari laman resmi korlantas polri, hal tersebut dimaksudkan untuk melatih keseimbangan para pengemudi motor.

Selengkapnya baca di sini

4 dari 4 halaman

Infografis 8 Tips Liburan Akhir Tahun Minim Risiko Penularan Covid-19