Sukses

Curhatan Jorge Lorenzo Usai Didepak Sebagai Test Rider Yamaha

Liputan6.com, Jakarta - Jorge Lorenzo tak lagi menjadi test rider Yamaha. Posisi test rider Yamaha kini dihuni Cal Crutchlow.

Jorge Lorenzo menganggap tergusurnya posisi dirinya lantaran penampilannya yang dianggap kurang greget.

"Saya disalahkan atas penampilan buruk saya di Portimao," kata Lorenzo. Demikian seperti dikutip dari Corsedimoto.

Dirinya berkelit, penampilannya kurang apik karena pada Juni lalu dirinya diberi tahu bahwa Yamaha tidak akan melakukan pengujian lagi. Oleh karena itu dirinya kemudian tidak berlatih lagi dan melakukan aktivitas lain.  

"Jadi saya tidak berlatih karena saya seharusnya tidak melakukan tes lagi. itu sebabnya saya mengurangi waktu latihan saya," akunya.

Dan ternyata ada pengujian di Portimao. Jorge Lorenzo menyayangkan tes yang dilakukan justru menggunakan Yamaha M1 2019, bukan model baru untuk menatap balapan musim depan.

"Seorang pembalap uji seharusnya mengendarai motor 2021, bukan 2019," ujarnya.

2 dari 5 halaman

Ada Pihak yang Memengaruhi

Jorge Lorenzo meyakini ada pihak yang memengaruhi pemecatan dirinya. Namun ia menyangkal jika pihak tersebut adalah Lin Jarvis.

"Saya pikir mereka membuat keputusan ini di bawah pengaruh satu atau dua orang. Saya tidak berbicara tentang Lin Jarvis. Tapi saya tetap harus menghormati keputusan itu, meskipun jika itu tidak adil bagi saya," ujarnya.

 

3 dari 5 halaman

Tawaran Lain

Dan belum lama ini, Jorge Lorenzo dikabarkan mendapatkan tawaran dari Ducati dan Aprilia.

Namun dengan Ducati, tampaknya tidak berjalan lancar. Peluang bergabung dengan Aprilia pun tidak jauh berbeda. 

Pasalnya Bradley Smith dan Lorenzo Savadori tengah bertarung merebutkan posisi rekan satu tim Aleix Espargaro. Kemungkinan yang kalah akan menjadi test rider Aprilia.

4 dari 5 halaman

Infografis 5 Tips Liburan Aman Saat Pandemi

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: