Sukses

Lamborghini Mulai Jualan Headphones, Berapa Harganya?

Liputan6.com, Jakarta - Bekerja sama dengan brand premium audio Master & Dynamic asal New York, Lamborghini mulai terjun di bisnis headphones dan earphones.

Desain headphones dan earphones hasil kolaborasi tersebut terinspirasi dari supercar Lamborghini. Terdapat dua model yang ditawarkan, yaitu MW65 Active Noise-Cancelling Wireless Headphones dan MW07 Plus True Wireless Earphones.

Dilansir Carscoops, untuk headphones tersedia dalam warna silver metal/light grey/yellow Alcantara, black metal/black yellow Alcantara dan black metal/black grey Alcantara. Pengguna dapat mengatur suasa melalui dua mode active noise cancelling. Baterai headphones tersebut diklaim sanggup bertahan hingga 24 jam dengan jarak koneksi mencapai 30 meter.

[bacajuga:Baca Juga](4410794 4410892)

Sedangkan earphones-nya ditawarkan dalam pilihan warna pembungkus  polished white/matt silver, polished black/matt black case dan matt black/matt black case. Pembungkus berbahan stainless steel tersebut bisa mengisi baterai earphones, dan earphones bisa digunakan hingga 40 jam.

Chief Officer of Marketing and Communication Lamborghini, Katia Bassi, mengatakan," Kombinasi desain dan teknologi untuk menghasilkan suara murni adalah bakat yang dimiliki oleh Lamborghini dan Master & Dynamic.”

Headphones dan earphones Lamborghini sudah mulai dijual sejak 20 November 2020. MW65 headphones dibanderol $677 (Rp9,6 juta), sedangkan MW07 earphones dibanderol $440 (Rp6,2 juta).

2 dari 4 halaman

Gado-Gado Lamborghini Countach Rasa Hyundai, Toyota dan Nissan

 Dunia modifikasi bisa diibaratkan sebuah kanvas yang terbuka bagi siapa saja, untuk mengekspresikan ide dan gagasan seseorang. Berbagai ubahan bisa diterapkan, mulai dari yang sederhana sampai yang ekstrim sekalipun. Lamborghini ataupun Ferrari sering jadi inspirasi.

Begitu juga dengan pemilik Hyundai satu ini, yang membentuk bodinya mirip dengan Lamborghini.

Tidak hanya itu, roda empat modifikasi ini juga diubah menjadi penggerak roda belakang, dengan mesin Toyota 1UZ dan suspensi Nissan Skyline.

Melansir Autoevolution, banyak yang mengira mobil modifikasi ini adalah Pontiac Fiero, yang selama bertahun-tahun sering diubah menjadi Ferrari dan di titik tertentu juga menjadi Porsche.

Namun, berbeda dengan Beam Saranyoo dari Bangkok, yang juga seorang aktor. Ia memulai mengubah Hyundai berpenggerak roda depan, dan mengubahnya sebagai Lamborghini Countach.   

3 dari 4 halaman

Infografis Akses dan Fasilitas Umum Ramah Penyandang Disabilitas

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: